Korban kemudian disebut dibawa ke kawasan Gang Swadaya yang berada tidak jauh dari lokasi awal. Di tempat itu, korban diduga mengalami penganiayaan menggunakan senjata tajam hingga mengalami luka di bagian kepala, badan, tangan, dan kaki.
Setelah itu, korban dibawa ke kawasan Gelanggang Pacu Kuda Bukit Ambacang dan ditinggalkan dalam kondisi terluka.
Sekitar pukul 06.00 WIB, warga yang hendak melatih kuda mendengar suara seseorang meminta tolong dari sebuah rumah bulat di kawasan pacuan kuda. Saat diperiksa, warga menemukan Dani dalam kondisi bersimbah darah.
Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pemuda dan aparat setempat. Korban selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans ke RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi.
“Untuk saat ini kondisi korban sedang tidak sadarkan diri, tadi sadar sebentar dan sudah menceritakan sedikit kejadian, namun untuk detailnya belum lagi karena kondisinya saat ini akan dioperasi yang dikenakan biaya Rp21 juta,” ujar Zuliawati.
Hingga Sabtu siang, Dani masih menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi.
Sementara itu, penyebab pasti dugaan penganiayaan tersebut maupun identitas para pelaku masih belum diketahui. Sumbarkita telah berupaya menghubungi pihak kepolisian untuk meminta keterangan, namun hingga berita ini diterbitkan belum ada penjelasan resmi.
















