Kabarminang — Sebatang pohon tumbang di Jalan Nasional Padang—Bengkulu, tepatnya di Bukit Selayang Pandang, Nagari Karang Pauh, Kecamatan Bayang, Pesisir Selatan, pada Selasa (7/4/2026) pagi. Akibatnya, jalan tersebut tak bisa dilalui mobil.
Sekretaris BPBD PesisirSelatan, Japri, mengatakan bahwa pohon itu tumbang pada pukul 6.30 WIB. Menurutnya, pohon tersebut rebah karena pengaruh hujan yang turun di wilayah itu tadi malam.
“Dugaan sementara, akar pohon tersebut tersebut terkikis air hujan sehingga ketahanannya berkurang. Akibatnya, pohon tersebut tumbang ke jalan,” ujar Japri kepada Kabarminang.com.
Japri memastikan tidak ada orang yang ditimpa pohon tersebut.
Akibat tumbangnya pohon itu, kata Japri, Jalan Nasional Padang—Bengkulu tidak bisa dilalui mobil karena batang pohon melintang dan nyaris menutup badan jalan. Namun, katanya, sepeda motor dapat melalui jalan tersebut di pinggirnya.
Karena jalan itu tidak bisa dilalui, kata Japri, terjadi kemacetan satu jam lebih di sana karena memang jalan di Bukit Selayang Pandang satu-satunya jalan yang menghubungkan Padang—Bengkulu. Ia menyebut bahwa banyak mobil yang antre di kedua sisi jalan untuk menunggu pohon dievakuasi dari jalan.
“BPBD Pesisir Selatan bergerak cepat memotong pohon tersebut untuk mengurai kemacetan karena jalan tersebut akses penting sebab merupakan jalan nasional. Kami menurunkan sebelas personel untuk mengevakuasi pohon dari jalan. Personel menggunakan tiga sinso (gergaji mesin, red—) untuk memotong-motong pohon,” tutur Japri.
Japri menambahkan bahwa jalan tersebut sudah bisa dilalui mobil pada pukul 8.00 WIB setelah petugas BPBD mengevakuasi pohon dari jalan.













