Kabarminang – Polres Padang Pariaman memperketat pengamanan di sejumlah titik strategis seiring meningkatnya arus mudik menuju Sumatera Barat yang mulai terasa lebih awal. Lonjakan penumpang di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) bahkan membuat sebagian besar kursi penerbangan menuju bandara tersebut terisi penuh dalam beberapa hari terakhir.
Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir, mengatakan pihaknya telah mengoperasikan delapan pos pengamanan dan pelayanan untuk memastikan arus mudik berjalan aman dan lancar.
“Satu Pos Pelayanan kita tempatkan di Bandara Internasional Minangkabau untuk membantu pemudik yang datang melalui jalur udara,” kata Faisol, Minggu (15/3).
Selain itu, tujuh Pos Pengamanan lainnya disebar di sejumlah jalur strategis. Salah satunya berada di kawasan Gerbang Tol Padang–Sicincin, sementara beberapa pos lain ditempatkan di jalur lintas utama yang menghubungkan Kota Padang hingga kawasan Lembah Anai.
Menurut Faisol, jalur Lembah Anai menjadi perhatian khusus karena kerap mengalami kepadatan kendaraan saat musim mudik. Untuk mengantisipasi kemacetan panjang, kepolisian menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah atau one way.
Skema tersebut akan diterapkan mengikuti arahan Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar pada jalur Padang menuju Bukittinggi maupun sebaliknya. Pemberlakuannya direncanakan sekitar tiga jam setiap sesi, menyesuaikan dengan kondisi kepadatan kendaraan di lapangan.
“Pemudik kami imbau untuk memperhatikan jadwal pemberlakuan one way agar tidak terjebak dalam penutupan arus,” ujarnya.
Sementara itu, pengelola bandara juga mencatat adanya peningkatan signifikan jumlah penumpang menjelang Lebaran. General Manager Angkasa Pura II Kantor Cabang Bandara Internasional Minangkabau, Dony Subardono, mengatakan tingkat keterisian kursi penerbangan menuju Padang saat ini sangat tinggi.
Menurutnya, dalam beberapa hari terakhir hampir seluruh penerbangan menuju Bandara Internasional Minangkabau sudah terisi penuh oleh penumpang.
“Memang terjadi peningkatan jumlah penumpang menjelang Lebaran. Banyak penerbangan menuju BIM yang kursinya sudah penuh karena masyarakat mulai mudik lebih awal,” ujar Dony.
Ia menambahkan, sejumlah maskapai juga telah mengajukan penambahan penerbangan atau extra flight untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang diperkirakan akan terus meningkat hingga mendekati hari raya.
Selain itu, pihak bandara juga menyiapkan posko terpadu untuk mendukung kelancaran arus mudik, termasuk penguatan layanan bagi penumpang di area terminal kedatangan dan keberangkatan.
Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat melalui jalur udara maupun darat, kepolisian dan pengelola bandara sama-sama mengimbau pemudik agar merencanakan perjalanan dengan baik serta mematuhi aturan keselamatan selama perjalanan.
“Silakan manfaatkan pos-pos yang telah kami siapkan jika membutuhkan bantuan. Yang terpenting tetap utamakan keselamatan selama perjalanan mudik,” kata Faisol.
















