Senin, Oktober 26, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
Home Kabar Sumbar

Peneliti Sebut Sinkhole di Limapuluh Kota Cerminan Gagalnya Pengelolaan Tanah dan Air

Lisa Septri Melina
Jumat, 23 Januari 2026 | 12:20
in Kabar Sumbar
Fenomena sinkhole atau tanah berlubang muncul di kawasan pertanian di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota. Foto: Ist

Fenomena sinkhole atau tanah berlubang muncul di kawasan pertanian di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota. Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

Kabarminang — Fenomena sinkhole atau lubang runtuhan tanah yang muncul di kawasan pertanian di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota,beberapa waktu lalu tidak bisa semata-mata dianggap sebagai kejadian alam biasa. Kemunculan lubang ini menandakan indikator nyata krisis tata kelola tanah dan air tanah yang selama ini luput dari perhatian.

Hal tersebut disampaikan oleh Guru Besar Ilmu Tanah IPB University, Prof Widiatmakan. Ia menjelaskan bahwa secara ilmiah, sinkhole terbentuk karena hilangnya kestabilan struktur tanah melalui proses pelindian (leaching) dan erosi bawah permukaan (piping). Proses ini lebih sering terjadi pada tanah bertekstur halus hingga sedang yang berada di atas batuan mudah larut atau lapisan berongga.

“Curah hujan tinggi memang berperan sebagai pemicu, tetapi penyebab utamanya adalah melemahnya struktur tanah akibat hilangnya partikel halus dari lapisan bawah. Rongga terbentuk secara perlahan, tetapi runtuhnya bisa sangat tiba-tiba,” ujarnya dikutip dari laman resmi Institut Pertanian Bogor (IPB), Jumat (23/1/2026).

Ia menambahkan, kondisi ini kerap diperburuk oleh aktivitas manusia yang mengubah sistem air tanah secara drastis. Pengambilan air tanah secara berlebihan, pembangunan drainase tanpa kajian hidrogeologi, serta pembebanan lahan tanpa memperhitungkan daya dukung tanah, mempercepat terjadinya kegagalan struktur tanah.

Menurutnya, perubahan tata guna lahan menjadi salah satu faktor utama yang sering diabaikan. Alih fungsi hutan dan lahan bervegetasi menjadi kawasan terbangun atau pertanian intensif mengurangi kemampuan tanah sebagai penyangga air dan struktur.

“Hilangnya penutup vegetasi dan bahan organik tanah menurunkan agregasi tanah. Akibatnya, tanah kehilangan kohesi dan menjadi sangat rentan terhadap erosi internal melalui piping,” jelasnya.

Dalam kondisi ini, distribusi air hujan tidak lagi merata, tetapi terkonsentrasi pada jalur tertentu di bawah permukaan. Aliran yang terfokus inilah yang mempercepat pembentukan rongga dan melemahkan lapisan penutup tanah.

Ia juga menekankan bahwa eksploitasi air tanah secara berlebihan merupakan faktor paling berbahaya, karena bekerja seperti “bom waktu” di bawah permukaan. Penurunan cepat muka air tanah mengurangi tekanan penyangga alami pada rongga bawah tanah, sementara siklus basah-kering berulang melemahkan kohesi tanah.


halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: air tanahamblesan tanahdampak lingkunganerosi bawah permukaanIPBIPB Universitykarstkrisis tata kelola tanahLimapuluh Kotalubang runtuhan tanahmitigasi sinkholepelindian tanahpemetaan kerentanan lahanProf WidiatmakansinkholeSitujuah BatuaSitujuah Limo Nagaritanah berporositas tinggi
ShareTweetPin

Berita Terkait

Gandeng DPR RI, Pemko Payakumbuh Perluas Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja

Gandeng DPR RI, Pemko Payakumbuh Perluas Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja

25 Oktober 2026
Pemko Padang dan KAN Nanggalo Perkuat Sinergi untuk Lestarikan Nilai Adat

Pemko Padang dan KAN Nanggalo Perkuat Sinergi untuk Lestarikan Nilai Adat

25 Oktober 2026
Capaian Imunisasi Dasar Lengkap di Payakumbuh Baru 18,9 Persen, Pemko Percepat Imunisasi Kejar

Capaian Imunisasi Dasar Lengkap di Payakumbuh Baru 18,9 Persen, Pemko Percepat Imunisasi Kejar

25 Oktober 2026
Bunga Rafflesia Hasseltii Mekar Sempurna di Sijunjung

Bunga Rafflesia Hasseltii Mekar Sempurna di Sijunjung

25 Oktober 2026
Pemko Padang Perbaiki Jalan Rusak di Lubuk Begalung dan Koto Tangah

Pemko Padang Perbaiki Jalan Rusak di Lubuk Begalung dan Koto Tangah

25 Oktober 2026
Arus Lalu Lintas Padang–Solok di Sitinjau Lauik Padat, Volume Kendaraan Meningkat Saat Libur

Panyalaian dan Sitinjau Lauik Kerap Makan Korban, Akademisi Desak Jalur Penyelamatan Darurat

25 Oktober 2026
Next Post
Truk Terbalik di Dharmasraya, Akses Lalu Lintas Terganggu

Truk Terbalik di Dharmasraya, Akses Lalu Lintas Terganggu

Tinggalkan Komentar

Terpopuler

Tagihan Home Care Rp7,1 Juta di Pasaman Barat Tuai Sorotan, Pengawasan Dinkes Dipertanyakan

Tagihan Home Care Rp7,1 Juta di Pasaman Barat Tuai Sorotan, Pengawasan Dinkes Dipertanyakan

21 Oktober 2026

Pergi ke Batam untuk Magang, Mahasiswi Politeknik Negeri Padang Tewas Usai Jadi Korban Tabrak Lari

Pergi ke Batam untuk Magang, Mahasiswi Politeknik Negeri Padang Tewas Usai Jadi Korban Tabrak Lari

24 Oktober 2026

Video: Warga Sijunjung Pergoki Sejoli Diduga Mesum di Mobil

Viral Sejoli Kepergok Mesum di Sijunjung, Polisi: Akan Dinikahkan Keluarga

22 Oktober 2026

Tur dengan Sepeda Motor ke Jambi, PNS Payakumbuh Tewas Kecelakaan di Dharmasraya

Tur dengan Sepeda Motor ke Jambi, PNS Payakumbuh Tewas Kecelakaan di Dharmasraya

23 Oktober 2026

Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk di Solok, Ditemukan Racun Rumput di Lokasi

Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk di Solok, Ditemukan Racun Rumput di Lokasi

24 Oktober 2026

Video: Warga Sijunjung Pergoki Sejoli Diduga Mesum di Mobil

Video: Warga Sijunjung Pergoki Sejoli Diduga Mesum di Mobil

22 Oktober 2026

Gelapkan Uang Rp6,1 Miliar, Kasir Perusahaan di Padang Pariaman Diproses Hukum

Gelapkan Uang Rp6,1 Miliar, Kasir Perusahaan di Padang Pariaman Diproses Hukum

20 Oktober 2026

Berita Terkini

50 Siswa Kurang Mampu di Indarung Terima Bantuan Pendidikan dari PT Semen Padang

50 Siswa Kurang Mampu di Indarung Terima Bantuan Pendidikan dari PT Semen Padang

25 Oktober 2026

Capaian Imunisasi Dasar Lengkap di Payakumbuh Baru 18,9 Persen, Pemko Percepat Imunisasi Kejar

Capaian Imunisasi Dasar Lengkap di Payakumbuh Baru 18,9 Persen, Pemko Percepat Imunisasi Kejar

25 Oktober 2026

Bunga Rafflesia Hasseltii Mekar Sempurna di Sijunjung

Bunga Rafflesia Hasseltii Mekar Sempurna di Sijunjung

25 Oktober 2026

Curi Rp30 Juta di Padang Pariaman, Pria 38 Tahun Ini Kabur hingga ke Jawa

Curi Rp30 Juta di Padang Pariaman, Pria 38 Tahun Ini Kabur hingga ke Jawa

25 Oktober 2026

Pemko Padang Perbaiki Jalan Rusak di Lubuk Begalung dan Koto Tangah

Pemko Padang Perbaiki Jalan Rusak di Lubuk Begalung dan Koto Tangah

25 Oktober 2026

Terbongkar! Seorang Pria Timbun 1.000 Liter Solar Subsidi di Padang Pariaman

Terbongkar! Seorang Pria Timbun 1.000 Liter Solar Subsidi di Padang Pariaman

25 Oktober 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami

© 2025 KabarMinang.com.