Kabarminang – BPBD menyebut penanganan banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Padang, Sumatera Barat, pada Senin (3/8/2026), menghadapi kendala akibat keterbatasan personel, peralatan, dan logistik sehingga memengaruhi optimalisasi operasi pencarian, penyelamatan, dan evakuasi warga terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD Padang, Hendri Zulviton, mengatakan kebutuhan paling mendesak saat ini adalah penambahan personel SAR beserta sarana pendukung operasi penyelamatan.
“Untuk operasi pencarian, penyelamatan, dan evakuasi, kami masih membutuhkan sekitar 300 personel SAR, 20 unit perahu karet, 50 unit tali temali, 300 helm rescue, 300 life jacket, 1.500 paket obat-obatan, serta 100 kantong jenazah sebagai bagian dari kesiapsiagaan penanganan darurat,” katanya pada Kamis (6/8/2026).
Selain kebutuhan untuk operasi penyelamatan, BPBD juga masih memerlukan berbagai sarana untuk mendukung pengungsian warga, seperti tenda pengungsian, matras, velbed, pakaian, perlengkapan bagi lansia, bayi, dan ibu hamil, serta fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) yang memadai bagi kelompok rentan.
Selain itu, pihaknya juga membutuhkan dukungan operasional berupa mobil tangki air, tedmon, truk serbaguna, bus rescue, genset, senter besar, handy talky, hingga mobil satelit untuk menunjang penanganan di lapangan.
Sebelumnya, sebanyak 1.377 warga sempat mengungsi akibat banjir yang terjadi pada Senin-Selasa (4-5/8/2026). Para pengungsi tersebar di Kecamatan Nanggalo, Kuranji, Koto Tangah, Padang Utara, dan Padang Barat.
“Total banjir kemarin ada 1.377 warga yang sempat mengungsi, dengan total terbanyak berasal dari Kecamatan Nanggalo, yakni 562 warga. Saat ini seluruh pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing,” ujarnya.
Hendri mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di daerah rawan bencana, agar memperhatikan perubahan kondisi lingkungan dan segera melapor apabila menemukan tanda-tanda bahaya seperti peningkatan debit air secara tiba-tiba, aliran air bercampur lumpur, munculnya retakan tanah, atau pohon yang mulai miring.















