Kabarminang – Bertepatan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78, Pemerintah Kota Pariaman secara resmi meluncurkan program unggulan Wali Kota Pariaman, “Satu Keluarga Satu Industri Rumah Tangga (IRT)”.
Acara peluncuran digelar di halaman Balaikota Pariaman, Jumat (29/8), dan ditandai dengan pelepasan balon oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad, didampingi Wakil Wali Kota Mulyadi serta jajaran Forkopimda, Ketua TP-PKK Yosneli Balad, Ketua GOW Dina Mulyadi, OPD terkait, dan para camat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Yota Balad menjelaskan bahwa program ini bertujuan memberdayakan setiap rumah tangga agar memiliki usaha kecil berbasis industri rumahan.
Menurutnya, inisiatif ini dirancang untuk menciptakan lapangan kerja mandiri, meningkatkan perekonomian lokal, serta mengoptimalkan potensi sumber daya di lingkungan sekitar.
“Dengan fokus pada usaha yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, program ini diharapkan mampu mendorong kreativitas dan kemandirian ekonomi setiap keluarga, sekaligus memperkuat jejaring usaha mikro yang saling mendukung,” ujar Yota.
Ia menambahkan bahwa program ini menyasar para pelaku UMKM yang telah ada agar usahanya semakin berkembang dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Namun, Yota mengakui bahwa pelaksanaan program dilakukan secara bertahap karena keterbatasan anggaran daerah. Untuk tahap awal, bantuan diberikan kepada warga yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
“Target kami tahun ini adalah membantu sekitar 60 pelaku usaha. Mudah-mudahan program ini berjalan lancar dan berkelanjutan selama lima tahun ke depan,” katanya.
Pemko Pariaman juga menyiapkan berbagai bentuk dukungan untuk menyukseskan program ini, mulai dari pelatihan keterampilan usaha, bantuan modal, pendampingan bisnis, digital marketing, pengadaan alat produksi, hingga fasilitasi legalitas usaha dan insentif pajak.
Program ini juga diharapkan dapat berkontribusi pada pemberdayaan perempuan, yang selama ini menjadi penggerak utama dalam industri rumah tangga.
Dengan peluncuran ini, Pemerintah Kota Pariaman optimistis dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.