“Program ini dirancang untuk mencetak agen perubahan dari keluarga miskin agar mereka bisa keluar dari siklus kemiskinan dan menjalani hidup yang lebih sejahtera,” tuturnya.
Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan salah satu inisiatif prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Jakarta, Presiden menegaskan pentingnya memberikan akses pendidikan kepada anak-anak dari keluarga prasejahtera.
“Anak orang kurang mampu tidak boleh miskin. Kalau bapaknya pemulung, anaknya tidak boleh jadi pemulung. Kita harus berdayakan mereka,” tegas Presiden.
Presiden juga menyampaikan bahwa pada tahun ini pemerintah akan membangun 200 sekolah berasrama untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, masing-masing dengan kapasitas seribu siswa. Sekolah-sekolah ini diperuntukkan khusus bagi masyarakat kurang mampu.














