“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran pemerintah daerah Kota Payakumbuh, mulai dari ASN maupun non ASN di setiap OPD hingga masyarakat selaku pihak yang menerima pelayanan untuk terus berkomitmen menghindari segala bentuk dan praktek-praktek koruptif,” kata Pj Wako Suprayitno.
“Penghargaan ini adalah hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Kota Payakumbuh dan dukungan penuh masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus mempertahankan integritas serta memperkuat pengawasan dan transparansi dalam pelayanan publik,” sambungnya.
Ia menambahkan bahwa penghargaan ini adalah bukti nyata komitmen Kota Payakumbuh dalam menjunjung tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.
“Kami menindaklanjuti setiap pengaduan yang masuk melalui OPD layanan maupun aplikasi Whistle Blower System (WBS) sebagai langkah utama dalam mencegah korupsi. Ini adalah upaya kami membangun kesadaran dan budaya antikorupsi,” lanjutnya.
Suprayitno yang didampingi Inspektur Kota Payakumbuh Andri Narwan dan Kabag Perencanaan dan Anggaran Setdako Payakumbuh Hidayatur Rusyda berharap penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus menjaga integritas dan menginspirasi daerah lain untuk perang terhadap korupsi.
“Menuju Indonesia Emas 2045, pemberantasan korupsi adalah salah satu pondasi utama. Kota Payakumbuh berkomitmen untuk mendukung visi besar ini dengan memastikan tata kelola pemerintahan yang bersih dan melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan budaya integritas. Jika kita bersatu, impian Indonesia maju, bersih, dan bermartabat dapat kita wujudkan bersama,” pungkasnya.
Melalui momentum ini, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat bersatu melawan korupsi, menjadikan Indonesia lebih bersih, adil, dan bermartabat menuju visi besar Indonesia Emas 2045.