DAN bahkan masih mengikuti rangkaian ujian akhir sekolah yang berlangsung sejak awal April.
Keterangan serupa juga tidak ditemukan dari lingkungan sekitar. Tidak ada konflik terbuka, tidak ada tanda tekanan yang terlihat secara kasatmata.
Sementara itu, M menjalani latar kehidupan yang berbeda. Ia diketahui putus sekolah dan baru tinggal di kawasan tersebut bersama neneknya.
Sebelumnya, ia sempat tinggal di Medan bersama keluarga ayahnya. Informasi dari warga menyebut, ia pernah menikah namun telah bercerai.
Dalam kondisi setelah kejadian, M sempat menghubungi kakaknya. Keluarga kemudian datang ke lokasi dan mendampingi proses selanjutnya.
Namun hingga kini, keterangan dari M belum bisa diperoleh karena kondisi psikologisnya yang belum stabil.
Kepingan-kepingan fakta itu kini berada di tangan penyidik. Namun, tanpa keterangan langsung dari korban yang selamat, tanpa jejak masalah yang terlihat sebelumnya, kasus ini masih menyisakan ruang kosong yang belum terisi.
Polisi memastikan penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap latar belakang peristiwa tersebut.
Di balik duka yang ditinggalkan, kejadian ini juga menjadi pengingat bahwa tidak semua pergulatan hidup terlihat di permukaan.
Ada hal-hal yang berjalan dalam diam—tanpa tanda, tanpa peringatan—hingga akhirnya pecah dalam tragedi.
Dan di Gunung Talang, sebuah malam yang semula biasa, berubah menjadi cerita yang hingga kini masih menyisakan misteri.












