“Setelah waktu Isya, satpam melihat mereka lewat. Karena mereka dikenal warga, tidak ada kecurigaan. Sekitar pukul 20.30 WIB baru terdengar kabar kejadian,” ujarnya.
Tak lama setelah kabar itu menyebar, warga bergegas menuju lokasi di belakang rumah staf karyawan pabrik teh. Di sana, keduanya ditemukan dalam kondisi tergantung di sebuah pohon, diduga menggunakan tali tambang.
Namun, akhir dari aksi tersebut tidak sama bagi keduanya.
DAN dinyatakan meninggal dunia di lokasi karena posisinya tergantung tanpa menyentuh tanah. Sementara itu, M selamat setelah tali yang digunakannya terlepas.
Warga kemudian membawa keduanya menggunakan mobil operasional pabrik menuju rumah sakit. Mereka tiba sekitar pukul 20.46 WIB.
Di tengah upaya merangkai kronologi, satu hal justru semakin menguatkan misteri: tidak ada tanda-tanda mencurigakan sebelum kejadian.
Di lingkungan sekolah, DAN dikenal sebagai siswi kelas XII di SMAN 2 Gunung Talang. Ia merupakan murid pindahan dari Dharmasraya yang baru bersekolah sejak Juli 2025.
Kepala sekolah, Syarifuddin, mengatakan bahwa pada hari kejadian, tidak ada perubahan perilaku yang terlihat.
“Siang sebelum kejadian, dia terlihat seperti biasa. Bahkan sempat tertawa bersama teman-temannya. Guru dan wali kelas juga tidak mengetahui adanya masalah,” ujarnya.












