“Kami bahkan dulu total bantu mereka saat ke nasional. Tapi kalau tidak ada yang bergerak, bagaimana mau disalurkan?” ucap Edison.
Ketiadaan Persikopa dalam ajang usia muda paling bergengsi di tanah air ini sangat disayangkan. Dalam dua tahun terakhir, tim tersebut mencatatkan prestasi membanggakan sebagai runner-up nasional. Kevakuman organisasi berpotensi memutus regenerasi atlet sepak bola di Pariaman.
Edison berharap Askot PSSI segera mengambil langkah serius untuk menyelamatkan organisasi dan memastikan pembinaan berjalan kembali.
“Regenerasi pengurus mutlak dibutuhkan. Jangan sampai prestasi yang sudah ada hilang begitu saja,” tegasnya.















