Selain itu, kata Latif, Fikri disebut tidak memiliki teman dekat perempuan. Namun, berdasarkan keterangan teman satu kosnya, Fikri terakhir berkomunikasi dengan seorang perempuan yang disebut diduga merupakan teman dekatnya sekitar satu bulan sebelum menghilang.
Mengenai kondisi Fikri sebelum menghilang, Latif mengatakan bahwa keluarga belum mengetahui secara pasti alasan Fikri pergi. Ia menyebut bahwa Fikri sedang berada pada tahap penyelesaian skripsi pada semester 12, tetapi keluarga belum dapat memastikan apakah hal tersebut berkaitan dengan kepergiannya.
Setelah Fikri tidak diketahui keberadaannya, kata Latif, keluarga berusaha mencari mahasiswa itu ke berbagai tempat yang diperkirakan mungkin didatanginya. Mereka juga menghubungi rekan, teman, dan saudara yang kemungkinan mengetahui keberadaan Fikri. Namun, hingga kini upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Keluarga juga telah melaporkan hilangnya Fikri ke kepolisian. Menurut Latif, berdasarkan informasi yang diterima keluarga, polisi masih mendalami laporan tersebut.
Fikri berasal dari Saruaso, Kecamatan Tanjung Emas, Tanah Datar. Latif mengatakan bahwa Fikri memiliki ciri-ciri menggunakan kacamata, berambut panjang yang biasanya dibelah dua, berbadan sedikit kurus, serta memiliki tinggi sekitar 170 sentimeter.
Latif berharap warga yang melihat atau mengetahui keberadaan Fikri dapat segera memberikan informasi kepada keluarga dengan menghubungi nomor 082170707910. Ia mengatakan bahwa informasi dapat membantu pencarian dan mempercepat ditemukannya keberadaan Fikri.
















