Selain isu lingkungan dan kesehatan, aksi tersebut juga memuat kritik terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), serta kepemimpinan nasional. Berbagai tuntutan itu disampaikan melalui tulisan pada spanduk dan poster yang dibawa peserta.
Sementara itu, pantauan Sumbarkita di lokasi menunjukkan ratusan personel kepolisian berjaga di gerbang Kantor DPRD Sumbar. Sebanyak 10 bus Polresta Padang juga terlihat berada di sekitar lokasi untuk mendukung pengamanan aksi.
Aksi unjuk rasa tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan tuntutan terkait penanganan karhutla, dampaknya terhadap kesehatan masyarakat, serta evaluasi terhadap sejumlah kebijakan pemerintah pusat.



















