“Ada satu rumah yang terdampak pada malam kejadian. Warganya sudah dievakuasi dan saat ini rumah tersebut dalam kondisi kosong,” kata Joharsah.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 49 kepala keluarga (KK) warga Nagari Limau Gadang terpaksa mengungsi akibat kondisi cuaca ekstrem tersebut.
Selain itu, wilayah Limau Gadang juga mengalami longsor di tiga titik. Longsor masing-masing terjadi di ruas Jalan Merayu–Pancuang Taba, ruas Pancuang Taba–Limau Gadang, serta di kawasan Ngalau Gadang.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Camat IV Nagari Bayang Utara, Darmadi, menyampaikan bahwa alat berat telah disiagakan di lokasi terdampak untuk mendukung penanganan darurat.
“Alat berat sudah standby. Fokus utama kami saat ini adalah penanganan kondisi darurat,” ujarnya.
Darmadi menambahkan, pemerintah setempat juga telah mengevakuasi warga yang berada di zona rawan ke sejumlah lokasi aman.
“Keluarga yang berada di zona merah sudah kami evakuasi ke Gedung Pertemuan Kecamatan, rumah dinas camat, Kantor Dukcapil, serta Balai Penyuluh Pertanian yang lokasinya berdekatan,” tutup Darmadi.















