Sementara itu, untuk penerbangan internasional reguler di Bandara Internasional Minangkabau saat ini masih berjalan normal. Bandara tersebut saat ini melayani rute regional menuju Malaysia dan Singapura.
“Untuk internasional reguler sebenarnya tidak terlalu terdampak, karena dari BIM kita hanya melayani penerbangan regional ke Malaysia dan Singapura,” kata Dony.
Di sisi lain, memasuki musim mudik Lebaran, arus penumpang di Bandara Internasional Minangkabau mulai mengalami peningkatan.
Pihak bandara juga menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, termasuk membuka posko angkutan Lebaran mulai 13 Maret serta peningkatan fasilitas terminal seperti penambahan dua unit eskalator.
Selain itu, permintaan penerbangan menuju Padang juga mengalami lonjakan. Dari pantauan penjualan tiket, sebagian besar penerbangan menuju Padang dilaporkan telah habis terjual, sehingga sejumlah maskapai mengajukan penerbangan tambahan untuk mengakomodasi tingginya permintaan penumpang menjelang Lebaran.















