Kabarminang — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke-52 Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang membangun kolaborasi dengan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Junjung Sirih untuk mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian di Nagari Paninggahan dan Nagari Muaro Pingai, Kabupaten Solok.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui program pembuatan dan pengenalan drum seeder, alat tanam padi yang dirancang untuk mempermudah proses penanaman sehingga lebih efisien dari segi waktu maupun tenaga. Program itu dikembangkan karena mayoritas masyarakat di Nagari Paninggahan dan Nagari Muaro Pingai berprofesi sebagai petani.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Nagari Paninggahan, Naila Hayati, didampingi DPL Nagari Muaro Pingai, Eskarni Ushalli, bersama mahasiswa KKN mengunjungi Kantor Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Junjung Sirih pada Rabu (5/8/2026). Rombongan diterima langsung oleh Koordinator BPP Kecamatan Junjung Sirih, Wahyu Rial, beserta jajaran penyuluh pertanian, perangkat nagari, dan sejumlah ketua kelompok tani.
Wahyu mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKN UIN Imam Bonjol Padang. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi pengalaman baru bagi BPP Kecamatan Junjung Sirih.
“Kami sangat bangga dengan kehadiran mahasiswa KKN UIN Imam Bonjol Padang. Selama ini kami belum pernah bersentuhan dengan mahasiswa dari UIN. Kami tidak menyangka ternyata mahasiswa KKN sekarang juga bisa turun ke sawah. Tidak hanya turun, mereka bahkan berhasil membuat alat yang dapat memudahkan masyarakat dalam bertani. Kegiatan ini sangat membantu kami. Kalau menurut penilaian kami, anak-anak ini patut diapresiasi dengan nilai terbaik,” ujar Wahyu.
DPL KKN Nagari Paninggahan, Naila Hayati, mengatakan bahwa mahasiswa KKN mampu beradaptasi dengan masyarakat serta menjalin sinergi dengan berbagai instansi pemerintah.
“Mahasiswa KKN UIN Imam Bonjol Padang mampu beradaptasi dengan cepat di tengah masyarakat. Bahkan mereka berhasil menyelaraskan program kerja dengan berbagai lembaga pemerintahan. Hampir di setiap instansi terdapat kegiatan kolaboratif yang mereka lakukan. Program bersama BPP ini menjadi sesuatu yang baru dan memberikan warna berbeda dalam pelaksanaan KKN UIN Imam Bonjol Padang,” ucapnya.
Sementara itu, DPL KKN Nagari Muaro Pingai, Eskarni Ushalli, berharap kerja sama antara mahasiswa KKN dan BPP dapat terus berlanjut sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Kami berharap kerja sama antara mahasiswa KKN dan Balai Penyuluh Pertanian dapat terus berlanjut. Kami menitipkan mahasiswa kepada Bapak Koordinator BPP beserta jajaran agar mereka memperoleh pengalaman berharga melalui kolaborasi ini. Di samping itu, kami juga berharap seluruh program kerja lainnya tetap dapat terlaksana secara maksimal demi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tuturnya.
Pertemuan tersebut menjadi momentum awal untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat, khususnya di bidang pertanian. Kerja sama serupa diharapkan terus dikembangkan sebagai bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat.















