Kondisi Dua Korban Luka Masih Dirawat Intensif
Asisten Manajer Humas RSUP Dr. M. Djamil, Rizki Rasyidi, memastikan saat ini masih ada dua pasien korban kecelakaan yang sedang menjalani perawatan intensif.
“Sampai saat ini di RSUP Dr. M. Djamil masih merawat dua pasien korban kecelakaan tersebut,” ujarnya kepada Sumbarkita.
Ia mengatakan, dua korban yang tengah dirawat adalah Vivie Dwi Zeltrian (16) dan Adisti Faras (17). Keduanya mengalami luka serius akibat benturan keras saat kecelakaan dan kini menempati Ruang Tulip 1 dan 2 di RSUP Dr. M. Djamil.
Ia melanjutkan, salah satu pasien sempat menjalani operasi pada Jumat (22/08/2025) pagi, dan kini dalam tahap pemulihan. “Salah satu pasien sudah dioperasi, kondisinya stabil dan masih dalam pemantauan intensif,” katanya.
Kronologi Kecelakaan
Sebelumnya, kecelakaan terjadi pada Kamis (21/08/2025) sekitar pukul 11.45 WIB ketika sebuah minibus Honda Brio putih bernomor polisi F 1150 FAQ melaju dari arah Jati Parak Salai menuju Jati Koto Panjang. Saat hendak menyeberang rel, mobil tersebut tertabrak Kereta Api Minangkabau Ekspres KA B26, yang datang dari arah Stasiun Simpang Haru menuju Stasiun Alai.
Peristiwa tragis ini menyebabkan dua siswi SMAN 10 Padang tewas di lokasi, salah satunya putri Kapolres Solok Kota. Kemudian lima siswi dari sekolah yang sama luka-luka dengan tingkat cedera yang berbeda, dan sempat mendapatkan perawatan awal di RS Yos Sudarso sebelum dipindahkan ke RSUP Dr. M. Djamil.