“Proses pemadaman hingga pendinginan memakan waktu sekitar 36 menit, dan seluruh penanganan di lokasi selesai pukul 12.53 WIB,” tutur Rinaldi.
Rinaldi mengatakan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini, namun pemilik kendaraan diperkirakan mengalami kerugian materiel sebesar Rp115 juta akibat kerusakan berat pada fisik mobil.
Penanganan cepat dari petugas berhasil menyekat kobaran api sehingga tidak menjalar ke fasilitas umum dan pertokoan di sekitarnya.
“Area sekitar merupakan pusat kegiatan ekonomi seluas 50×50 meter persegi dengan lima bangunan yang sempat terancam terbakar jika api terlambat dipadamkan,” tegas Rinaldi.
Rinaldi menutup, proses penanganan di lokasi turut dibantu oleh personel gabungan TNI, Polri, dan PMI, sementara pemicu pasti timbulnya api pada bagian kap mobil masih dalam penyelidikan kepolisian.
















