Jumat, Januari 23, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis

Fenomena Sinkhole di Limapuluh Kota, Pakar Ingatkan Risiko Pencemaran Air dan Amblesan Lanjutan

Juni Fitra Yenti
Senin, 12 Januari 2026 09:58
in Kabar Sumbar
Lubang besar tiba-tiba muncul di lahan sawah warga Situjuah Batua, Limapuluh Kota pada Minggu (4/1/2026).

Lubang besar tiba-tiba muncul di lahan sawah warga Situjuah Batua, Limapuluh Kota pada Minggu (4/1/2026).


Kabarminang – Sinkhole yang muncul secara tiba-tiba di kawasan persawahan Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota pada Jumat (4/1/2026), membentuk lubang berdiameter lebih dari 10 meter dan berpotensi terus meluas serta semakin dalam.

Dosen Teknik Geologi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Wahyu Wilopo menjelaskan bahwa sinkhole terjadi akibat kombinasi berbagai faktor geologi. Di antaranya pelarutan batu gamping, erosi material tanah lapuk, serta tingginya curah hujan.

Menurut Wahyu, kondisi geologi Sumatera Barat yang sebagian tersusun atas batuan gamping turut meningkatkan kerentanan terjadinya sinkhole. Selain itu, siklon Senyar yang terjadi pada akhir November 2025 disebut memicu curah hujan tinggi yang mempercepat proses pelarutan dan erosi bawah permukaan.

“Kita ketahui Sumatera Barat memiliki satuan batuan gamping, ditambah curah hujan tinggi akibat siklon Senyar. Pencegahan total sulit dilakukan, namun mitigasi tetap bisa dilakukan melalui pemantauan geologi, pengendalian tata guna lahan, serta sistem drainase yang baik,” kata Wahyu, dilansir dari laman UGM, Senin (12/1).

Ia menegaskan bahwa sinkhole tidak dapat terjadi di semua jenis tanah. Fenomena ini lebih sering muncul di wilayah karst, tanah berongga, atau daerah dengan aktivitas manusia yang mempercepat pelarutan batuan, seperti eksploitasi air tanah berlebihan maupun aktivitas pertambangan.

“Di kawasan karst, air hujan dapat melarutkan batuan dan membentuk rongga bawah tanah. Jika rongga membesar dan tak mampu menopang beban di atasnya, tanah bisa amblas,” jelasnya.

Selain mengubah bentang alam yang semula merupakan kawasan pertanian, sinkhole juga berpotensi merusak ekosistem flora dan fauna sekitar. Wahyu menyebutkan adanya risiko pencemaran air tanah akibat masuknya limbah atau material berbahaya ke dalam rongga bawah tanah. Tak hanya itu, amblesan lanjutan di sekitar lokasi juga masih sangat mungkin terjadi.

Karakter sinkhole yang muncul secara tiba-tiba dinilai mengancam keselamatan jiwa dan dapat merusak infrastruktur, sehingga berdampak pada terganggunya aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. “

Dampak psikologis seperti kecemasan dan trauma juga tidak bisa diabaikan,” ujarnya.

Wahyu menekankan bahwa penanganan sinkhole tidak cukup hanya dengan menutup lubang. Langkah yang diperlukan meliputi survei geologi dan geofisika untuk mengetahui kedalaman serta struktur rongga bawah tanah, antara lain melalui metode geolistrik, seismik, dan ground penetrating radar (GPR). Stabilisasi tanah dapat dilakukan dengan pengisian material padat atau teknik grouting, disertai perbaikan sistem drainase dan rekayasa penguatan struktur tanah.


halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Bencana Alambencana geologigeologi karstLimapuluh Kotamitigasi bencanasinkholeSitujuah BatuaSumatera Barattanah amblesUGM

Berita Terkait

Bunga Bangkai Mekar di Pekarangan Rumah Warga Limapuluh Kota

Bunga Bangkai Mekar di Pekarangan Rumah Warga Limapuluh Kota

22 Januari 2026
Jalan Putus Pascabanjir, Warga di Pesisir Selatan Tandu Bocah dengan Sarung ke Rumah Sakit

Jalan Putus Pascabanjir, Warga di Pesisir Selatan Tandu Bocah dengan Sarung ke Rumah Sakit

22 Januari 2026
Prakiraan Cuaca Sumbar 22–24 Januari 2026: Cerah Berawan hingga Berawan

Prakiraan Cuaca Sumbar 22–24 Januari 2026: Cerah Berawan hingga Berawan

22 Januari 2026
Ditertibkan Satpol PP Padang, Nasi Ampera Justru Habis Terjual

Ditertibkan Satpol PP Padang, Nasi Ampera Justru Habis Terjual

22 Januari 2026
PHK di Sumbar Capai 627 Kasus Sepanjang 2025, Data Kemnaker Ungkap Tekanan Ketenagakerjaan

PHK di Sumbar Capai 627 Kasus Sepanjang 2025, Data Kemnaker Ungkap Tekanan Ketenagakerjaan

22 Januari 2026
Nakes RSUD Dharmasraya Keluhkan Jasa Medis Belum Dibayar 9 Bulan, Desak Pemda Audit Keuangan

Nakes RSUD Dharmasraya Keluhkan Jasa Medis Belum Dibayar 9 Bulan, Desak Pemda Audit Keuangan

22 Januari 2026
Next Post
Tambang Emas Ilegal di Sumbar Disebut Rahasia Umum, Bareskrim Diminta Turun Tangan

Tambang Emas Ilegal di Sumbar Disebut Rahasia Umum, Bareskrim Diminta Turun Tangan

Tinggalkan Komentar

TERPOPULER

Pria Bertopeng Teror Warga di Agam, Perempuan Jadi Target Aksi Tak Senonoh

Pria Bertopeng Teror Warga di Agam, Perempuan Jadi Target Aksi Tak Senonoh

16 Januari 2026

Viral! Pria Asal Padang Jalan Kaki Menuju Makkah untuk Ibadah Haji

Viral! Pria Asal Padang Jalan Kaki Menuju Makkah untuk Ibadah Haji

16 Januari 2026

Ayah dan Anak di Limapuluh Kota Diserang Beruang, Satu Luka Parah

Ayah dan Anak di Limapuluh Kota Diserang Beruang, Satu Luka Parah

19 Januari 2026

“Disekap” 3 Hari di Hotel Sijunjung, Siswi SMP di Solok Selatan Disetubuhi Pemuda

“Disekap” 3 Hari di Hotel Sijunjung, Siswi SMP di Solok Selatan Disetubuhi Pemuda

18 Januari 2026

Seorang Pria Marah-Marah di Klinik di Padang, Diduga Terkait Pelayanan

Seorang Pria Marah-Marah di Klinik di Padang, Diduga Terkait Pelayanan

13 Januari 2026

Balita 2 Tahun Terjatuh ke Dalam Sumur di Pasaman Barat, Ditemukan Bersama Seekor Kucing

Balita 2 Tahun Terjatuh ke Dalam Sumur di Pasaman Barat, Ditemukan Bersama Seekor Kucing

17 Januari 2026

Pegawai BPN dan Developer Diseret ke Pengadilan, Pemalsuan Surat Tanah di Pariaman

Pegawai BPN dan Developer Diseret ke Pengadilan, Pemalsuan Surat Tanah di Pariaman

13 Januari 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2025 Kabarminang.com

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Artikel & Opini
  • Bank Nagari
  • DPRD Sumatera Barat
  • Ekonomi & Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Ranah Minang
  • Pilkada
  • Politik
  • PT Semen Padang
  • Ramadhan
  • Tekno
  • Kabar Sumbar
  • Kabupaten Dharmasraya
  • Kabupaten Limapuluh Kota
  • Kabupaten Padang Pariaman
  • Kabupaten Pasaman Barat
  • Kabupaten Sijunjung
  • Kabupaten Solok
  • Kabupaten Solok Selatan
  • Kota Bukittinggi
  • Kota Padang
  • Kota Padang Panjang
  • Kota Pariaman
  • Kota Payakumbuh
  • Kota Solok
  • Kabar Rantau

© 2025 KabarMinang.com.