Untuk menjinakkan si jago merah, Satpol PP dan Damkar Agam mengerahkan unit armada dari pos Damkar Unit Biaro ke titik kejadian.
Selain armada internal, proses pemadaman turut mendapat bantuan armada tambahan dari wilayah tetangga untuk mempercepat isolasi kobaran api.
Total sebanyak empat unit armada damkar dikerahkan ke lokasi, meliputi dua unit dari Damkar Agam, satu unit dari Damkar Kota Bukittinggi, dan satu unit dari Damkar Kota Padang Panjang.
Kerja keras gabungan petugas damkar bersama masyarakat setempat berhasil memadamkan api utama sekitar pukul 24.00 WIB atau Sabtu dini hari.
”Api utama berhasil kami padamkan tepat tengah malam, kemudian petugas melanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa,” ujar Fauzi.
Mengenai pemicu kebakaran, pihak berwenang bersama kepolisian saat ini masih mendalami penyebab pasti timbulnya api di lokasi kejadian.
”Terkait asal api dan total nilai kerugian materi yang dialami para korban, semuanya masih dalam proses penyelidikan serta pendataan tim di lapangan,” tandasnya.
Pemerintah daerah melalui aparat nagari telah mengevakuasi para warga yang kehilangan tempat tinggal ke lokasi penampungan sementara di Masjid Darul Makmur.
















