Kabarminang — Seorang petani di Jorong Mulyorejo Barat, Nagari Desa Baru, Kecamatan Ranah Batahan, Pasaman Barat, Sumatera Barat, tewas akibat disambar petir pada Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Kepala Seksi Pemerintahan Nagari Desa Baru, Ikhsanudin, mengatakan bahwa petani tersebut bernama Heirmanli (usia sekitar 60 tahun), ketua RT di Dusun Pasar.
Ikhsan menceritakan bahwa Hermanli disambar petir saat berada di sawah. Ketika hendak berteduh di bawah pohon aren, katanya, korban disambar petir sebelum sampai di bawah pohon tersebut.
“Korban langsung meninggal dunia setelah disambar petir,” ujar Ikhsan.
Ikhsan mengatakan bahwa korban berada di sawah itu bersama empat orang lebih. Saat gerimis turun, katanya, muncul petir dengan intensitas yang cukup sering. Ia menyebut bahwa sejumlah orang di sana berteduh di pondok.
“Karena melihat pondok sudah penuh, korban mencari tempat berlindung di bawah pohon. Namun, sebelum sampai di pohon aren, korban sudah tersambar petir,” ucap Ikhsan.
Setelah diketahui meninggal dunia, kata Ikhsan, korban dibawa dengan ambulans ke rumah duka di Dusun Pasar. Berdasarkan informasi yang ia terima, korban akan dikebumikan besok.
Ikhsan mengatakan bahwa korban meninggalkan satu istri dan empat anak. Ia menginformasikan bahwa keempat anaknya sudah berkeluarga.
















