Kabarminang – Tiga santri SMA-IT ICBS Payakumbuh berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan diterima di sejumlah perguruan tinggi luar negeri. Ketiganya telah mengantongi Letter of Acceptance (LoA) dari berbagai kampus internasional.
Kepala Sekolah ICBS Payakumbuh, Ustaz Roni Patihan, menyebutkan ketiga santri tersebut adalah Syifa Nafisah, Nabila Saphira, dan Bintang Arsya.
“Untuk informasi sementara, yang sudah diterima di perguruan tinggi luar negeri ada tiga orang, yakni Syifa Nafisah, Nabila Saphira, dan Bintang Arsya,” ujarnya kepada Sumbarkita, Senin (13/4/2026).
Roni menjelaskan, Syifa Nafisah berhasil meraih LoA dari tujuh universitas luar negeri dengan total 10 pilihan jurusan. Selain itu, Syifa juga memperoleh First Year Scholarship di University of Toronto untuk tiga jurusan, serta beasiswa dari The Chinese University of Hong Kong (CUHK) untuk dua jurusan.
Sementara itu, Nabila Saphira diterima di tiga universitas dengan empat jurusan. Ia juga meraih IMES Scholarship di University of British Columbia serta penghargaan Outstanding International Student (OIS) Award dari kampus tersebut.
Adapun Bintang Arsya diterima di Harbin Institute of Technology, China, berdasarkan dokumen Admission Notice tertanggal 7 April 2026. Ia diterima pada program sarjana (Bachelor’s Degree) jurusan Electrical Engineering and Automation yang diajarkan dalam bahasa Inggris.
Masa studi Bintang dijadwalkan berlangsung mulai September 2026 hingga Juli 2030, dengan jadwal registrasi pada 29 hingga 30 Agustus 2026. Ia juga memperoleh potongan biaya kuliah sebesar 50 persen, dengan biaya pendidikan sebesar 13.000 RMB per tahun setelah potongan. Selain itu, terdapat biaya pendaftaran sebesar 600 RMB dan asuransi 800 RMB per tahun.
Untuk biaya akomodasi, diperkirakan berkisar antara 800 hingga 1.000 RMB per bulan, di luar kebutuhan bahan ajar dan biaya hidup lainnya.















