Kabarminang – Polda Sumbar memetakan sejumlah titik rawan kemacetan arus mudik lebaran 2026. Pemetaan ini dilakukan dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 guna mengantisipasi lonjakan kendaraan di jalur utama lintas provinsi.
Dirlantas Polda Sumbar, AKBP Reza Chairul Akbar Sidiq mengatakan ada delapan kabupaten/kota yang menjadi titik rawan kemacetan yaitu Padang Pariaman, Padang Panjang, Agam, Tanah Datar, Bukittinggi, Limapuluh Kota, Kabupaten Solok, Kota Solok.
Ia mengatakan di Padang Pariaman, potensi kepadatan berada di Pasar Usang, Pasar Lubuk Alung, Pasar Sicincin–Simpang Manunggal, serta sekitar Ibumi Cafe dan Resto.
Sedangkan di Padang Panjang, katanya kepadatan diperkirakan terjadi di Simpang Mifan, kawasan Sate Mak Sukur, dan Simpang MTsN Gantiang. Tanah Datar meliputi Rumah Makan Sukur, Lembah Anai, Rumah Makan Aie Badarun, dan Pasar Koto Baru.
Untuk di Agam kata Reza, titik rawan berada di Simpang 4 Padang Dua, Simpang Jambu Aia, Simpang 4 Biaro, Simpang Tanjung Alam, Simpang 3 Canduang, Simpang 3 Baso, serta Pasar Baso.
Wilayah lain katanya mencakup Simpang Piladang dan Simpang Lembah Harau di Limapuluh Kota, Simpang Bypass Mandiangin di Bukittinggi, Danau Kembar dan Simpang Lubuk Selasih di Solok, serta Simpang Salayo di Kota Solok.
Ia menambahkan sebanyak 4.427 personel gabungan dikerahkan dalam Operasi Ketupat 2026 oleh Polda Sumbar untuk mengantisipasi kepadatan dan memastikan kelancaran arus mudik.
















