Kabarminang — Beredar video di media sosial yang memperlihatkan tiga pemuda ditangkap warga di Korong Tungka, Nagari Sungai Durian, Kecamatan Patamuan, Padang Pariaman, karena diduga mencuri kabel instalasi listrik di rumah kosong.
Dalam video tersebut, ketiga pemuda dikelilingi warga, dinasihati, bahkan dikaitkan dengan latar belakang keluarganya. Sejumlah warga menyinggung bahwa kakak salah satu pemuda, ZS (16 tahun) merupakan korban pembunuhan beberapa waktu lalu, yaitu Nia Kurnia Sari, sehingga perilakunya memicu kekecewaan masyarakat.
Kepala Polsek Sungai Sariak, AKP Irhas Murad, membenarkan adanya dugaan pencurian kabel yang melibatkan tiga pemuda. Ia mengatakan bahwa tiga pemuda itu ialah ZS, AD (17 tahun), dan RV (20 tahun), warga Kecamatan 2×11 Kayu Tanam.
Irhas menginformasikan bahwa kasus tersebut telah diselesaikan melalui musyawarah masyarakat secara kekeluargaan.
Irhas menjelaskan bahwa pada Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 04.30 WIB Ketua pemuda setempat, Maisa Cahyadi alias Dayat, melihat sepeda motor Honda Scoopy merah terparkir di Musala Surau Pulau tanpa pemilik. Motor tersebut kemudian dibawa ke warung warga.
“Tak lama berselang, warga melihat tiga pemuda dengan gerak-gerik mencurigakan mondar-mandir di sekitar jalan Korong Tungka. Setelah ditanya, mereka mengaku dari Kayu Tanam. Warga lalu mengamankan dan memintai keterangan mereka,” ujar Irhas pada Rabu (11/2/2026).
Dari pengakuan ketiganya, kata Irhas, mereka mengambil kabel instalasi listrik dari rumah kosong dengan cara memutus kabel menggunakan tang. Ia menyebut bahwa ketiga pelaku menyimpan kabel seberat sekitar empat kilogram itu di dalam jok sepeda motor.
Setelah itu, kata Irhas, warga memanggil orang tua masing-masing remaja untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Sekitar pukul 09.00 WIB, katanya, dilakukan musyawarah adat di warung warga. Ia menyebut bahwa dalam kesepakatan awal, muncul usulan sanksi adat berupa denda 50 sak semen.
















