Kabarminang — Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA), menyalurkan bantuan kepada 120 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terdampak bencana pada akhir November 2025 di Pendopo Bupati, Jumat (10/4/2026).
Ia mengatakan, penyaluran bantuan ini merupakan penyaluran tahap empat sekaligus penutup rangkaian distribusi bantuan bagi UMKM terdampak.
“Dengan rampungnya tahap akhir ini, akhirnya telah menuntaskan penyaluran kepada 570 UMKM terdampak. Bantuan ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah bersama para donatur dalam memulihkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para penerima agar memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal dan digunakan untuk hal-hal positif.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah Padang Pariaman, Hendri Satria, mengatakan bahwa proses penyaluran bantuan melewati berbagai tahapan, mulai dari pendataan, verifikasi lapangan, hingga asesmen kebutuhan, sebagai kunci agar bantuan tepat sasaran.
Ia menyebut penyaluran dilakukan secara bertahap, yakni 100 UMKM pada tahap pertama, 250 UMKM pada tahap kedua, 100 UMKM pada tahap ketiga, dan 120 UMKM pada tahap keempat.
Ia juga menegaskan bahwa bantuan ini merupakan program khusus bagi UMKM terdampak bencana, bukan pengalihan dari bantuan kebencanaan lainnya.
“Bantuan ini merupakan hasil sinergi dan komunikasi yang dibangun oleh Ketua TP-PKK Padang Pariaman dengan organisasi Seruni serta dukungan Komisi VII DPR RI,” tambahnya.
Ia berharap bantuan ini tidak sekadar menjadi stimulan ekonomi jangka pendek, tetapi juga memperkuat ketahanan pelaku UMKM dalam menghadapi risiko bencana di masa depan.















