Kabarminang – Pesta Rakyat Pawai Budaya dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-80 di Sungai Duo, Dharmasraya, berlangsung meriah pada Sabtu (23/8). Ribuan masyarakat dan pejabat daerah, termasuk Bupati Annisa Suci Ramadhani dan Wakil Bupati Leli Arni, hadir untuk menyaksikan acara ini.
Bupati Annisa Suci Ramadhani memuji kreativitas warga dalam menampilkan teatrikal perjuangan kemerdekaan, miniatur Jembatan Kelok 9, Fly Over Sitinjau Lauik, replika tank, pesawat tempur, dan kendaraan militer. Ia juga terkesan dengan barisan petani yang membawa hasil bumi.
Pawai ini tidak hanya menampilkan hiburan, tetapi juga menyuarakan kritik sosial tentang pentingnya menjaga lingkungan, persoalan sampah, dan tantangan generasi muda menghadapi arus teknologi.
Dalam kesempatan itu, Bupati Annisa mengapresiasi kreativitas masyarakat dengan berjanji meningkatkan dukungan APBD menjadi Rp50 juta pada pawai tahun depan, dari Rp20 juta pada tahun ini.
“Tahun ini kita sudah bantu Rp20 juta, dan tahun depan kita tingkatkan menjadi Rp50 juta. Ini bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap kreativitas masyarakat Koto Agung yang luar biasa,” ujarnya.
Annisa mengungkapkan bahwa bantuan Ini bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap kreativitas masyarakat Koto Agung yang luar biasa dalam melaksanakan Pesta Rakyat Pawai Budaya ini.
Annisa berharap dengan dukungan anggaran dari pemerintah daerah, pawai Koto Agung diharapkan menjadi tradisi tahunan yang semakin besar dan bernilai bagi masyarakat Dharmasraya.
Wali Nagari Sungai Duo, Ali Amran mengucapkan terimakasih atas kehadiran Bupati Annisa dan Leli Arni yang telah hadir bersama masyarakat dalam Pesta Rakkyat Pawai Budaya Nagari Sungai Duo.
“Kita sangat mengapresiasi kehadiran bupati Annisa dan Wabup Leli Arni, pimpinan DPRD, Sunito dan Kapolres, camat, Bamus serta tamu undangan lainnya,” ujarnya.
Ali Amran juga mengucapkan terimakasih atas bantuan dana sebesar Rp20 juta yang digunakan oleh panitia pelaksana untuk kegiatan pawai budaya tahun 2025 ini.
“Alhamdulillah, dalam kegiatan ini kita mendapatkan bantuan dari Pemda Rp20 juta, dan Bupati Annisa juga telah berjanji untuk mengalokasikan bantuan dari Pemda sebesar Rp50 juta untuk kegiatan Pawai tahun 2026,” ungkapnya.
Ali Amran juga menyebutkan bahwa peserta pawai juga menampilkan drama kolosal terkait perjuangan pahlawan kemerdekaan, Pasukan Koperasi Merah Putih, Kreasi Paju Jalur, Fly Over Sitinjau Lauik, Pengolahan Sampah, Pendidikan, Ketahanan Pangan, dan berbagai kreasi seni budaya daerah se Nusantara lainnya.
Ali Amran berharap melalui pesta budaya ini, dapat membangkitkan jiwa nasionalis bagi masyarakat.
“Nagari Sungai Duo merupakan nagari yang terdiri dari berbagai suku, baik suku Minang, Jawa, Batak, Sunda dan lainnya. Momentum Pesta Budaya inilah kebersamaan masyarakat Sungai Duo diperlihatkan,” pungkasnya.
Pawai ini turut dihadiri Wakil Bupati Dharmasraya Leli Arni, Pimpinan DPRD Sujito, Wakapolres Dharmasraya Kompol Armijon, Camat Sitiung Zulhedri, dan Wali Nagari Sungai Duo Ali Amran.