“Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa kaki kanan bagian depan beruang itu luka dan membengkak akibat kena jeratan,” ujar Edi pada Minggu (9/8/2026).
Edi mengatakan bahwa petugas menandu beruang itu dengan karung goni, kemudian memasukkannya ke dalam kandang dalam mobil.
“Proses evakuasi selesai sekitar pukul 20.00 WIB. Saat ini satwa beruang madu tersebut dibawa menuju kantor Resort di Lubuk Sikaping untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut,” tutur Edi.
Di sisi lain, Edi mengatakan bahwa kemunculan beruang madu lainnya di sekitar lokasi saat proses evakuasi menjadi perhatian petugas. Ia menyebut bahwa kondisi tersebut membuat proses penanganan harus dilakukan secara hati-hati dengan tetap mempertimbangkan keselamatan petugas maupun keberadaan satwa liar di sekitar kawasan tersebut.
Edi berharap beruang madu tersebut dapat segera mendapatkan penanganan medis yang optimal sehingga kondisinya pulih dan dapat kembali ke habitat alaminya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak memasang jerat yang berpotensi membahayakan satwa liar. Ia juga mengimbau masyarakat segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan keberadaan satwa dilindungi di sekitar permukiman maupun perkebunan.















