Kabarminang — Jalan nasional Bukittinggi—Medan di km 32, Jorong Sariak Laweh, Nagari Nan Limo, Kecamatan Palupuh, Agam, ditimbun material longsor pada Rabu (1/4/2026) pagi. Akibatnya, akses jalan tersebut putus total.
Camat Palupuh, Nong Rianto, mengatakan bahwa longsor tersebut terjadi pukul 6.15 WIB. Ia menyebut bahwa tebing di perbukitan di lokasi itu longsor akibat tingginya curah hujan yang melanda wilayah tersebut sejak Selasa (31/3/2026) malam.
“Lokasi itu dan banyak lokasi di Palupuh memang rawan longsor. Karena itu, diharapkan pengendara berhati-hati melewati lokasi tersebut saat hujan,” ujar Rianto.
Rianto mengatakan bahwa akibat longsor tersebut, akses jalan itu tidak bisa dilalui sama sekali karena material longsor menghambat kendaraan. Dalam video dan foto yang dikirimkan Rianto kepada Sumbarkita terlihat bahwa material longsor setinggi kurang lebih satu meter terdiri atas tanah dan sejumlah pohon.
Setelah mengetahui kondisi itu, kata Rianto, ia melaporkan kepada BPBD Agam, Dinas Pekerjaan Umum, dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumbar. Ia menyebut bahwa alat berat Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumbar berupa loader sudah berada di lokasi karena alat tersebut berada dekat dari lokasi, yaitu masih di Nagari Nan Limo.
“Kini alat berat sedang bekerja di lokasi untuk membersihkan material longsor dari lokasi,” ucap Rianto.
Akibat longsor itu, kata Rianto, jalan di kedua sisi material longsor dipadati kendaraan. Ia menyebut bahwa hal itu terjadi karena jalan itu merupakan jalan satu-satunya yang bisa dilewati pengendara dari arah Bukittinggi menuju arah Pasaman atau sebaliknya.
View this post on Instagram















