Kabarminang – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah menembus level Rp18.000 pada Jumat (16/10/2026). Data historis USD/IDR menunjukkan nilai dolar mengalami kenaikan dibandingkan sepekan sebelumnya, ketika pasangan mata uang tersebut tercatat di level Rp17.880.
Berdasarkan data Google Finance yang ditampilkan pada Jumat siang, USD/IDR berada di angka Rp18.037,05. Angka ini menunjukkan posisi dolar AS telah melampaui ambang Rp18.000 terhadap rupiah.
Sementara itu, data historis Investing.com mencatat nilai USD/IDR pada 16 Oktober sebesar Rp18.033,3. Pada 9 Oktober, pasangan mata uang tersebut berada di level Rp17.880. Dengan demikian, terjadi kenaikan sekitar Rp153,3 atau sekitar 0,86 persen dalam periode sepekan berdasarkan kedua angka penutupan tersebut.
Pergerakan itu menunjukkan nilai dolar AS terhadap rupiah meningkat dalam rentang waktu tersebut. Meski demikian, angka dari masing-masing platform dapat berbeda karena waktu pembaruan dan metode penyajian datanya tidak selalu sama.
Sempat Mendekati Rp18.080
Dalam data historis Investing.com, USD/IDR pada Jumat dibuka di level Rp17.920. Sepanjang periode perdagangan yang tercatat, pasangan mata uang tersebut bergerak pada rentang Rp17.912,8 hingga Rp18.077,3, sebelum nilai terakhir yang ditampilkan berada di Rp18.033,3.
Sehari sebelumnya, Kamis (15/10/2026), USD/IDR tercatat di Rp18.036. Angka tersebut meningkat dibandingkan 14 Oktober yang berada di Rp17.900. Data ini memperlihatkan kenaikan nilai dolar terhadap rupiah dalam dua hari terakhir pada catatan historis tersebut.
Adapun pada 12 Oktober, USD/IDR tercatat di Rp17.900, kemudian berada di Rp17.890 pada 13 Oktober dan Rp17.900 pada 14 Oktober. Pergerakan tersebut menunjukkan nilai pasangan mata uang sempat berfluktuasi sebelum naik ke kisaran Rp18.000 pada 15 Oktober.
Perlu diperhatikan, nilai USD/IDR yang ditampilkan platform keuangan tidak selalu sama dengan kurs jual dan beli yang berlaku di bank atau penyedia jasa penukaran valuta asing. Nilai transaksi aktual bergantung pada penyedia layanan dan waktu transaksi.
Kenaikan USD/IDR dalam sepekan menggambarkan bertambahnya nilai dolar AS terhadap rupiah pada data yang dibandingkan. Namun, data pergerakan harga tersebut saja belum cukup untuk memastikan faktor penyebabnya maupun menyimpulkan dampaknya terhadap harga barang dan kondisi ekonomi secara keseluruhan.






















