Kabarminang – Seorang remaja berusia 14 tahun, Handika Pratama, warga Aur Kuning, Kelurahan Tarok Dipo, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, dilaporkan hilang dan belum kembali ke rumah selama 12 hari.
Handika terakhir terlihat pada Rabu (23/9/2026) malam. Saat itu, ia pergi ke sebuah warnet yang biasa didatanginya untuk bermain game dengan mengenakan switer hitam dan tanpa membawa barang apa pun.
Ayah Handika, Supriyadi Andika (46), mengatakan saat anaknya pergi dari rumah, ia sedang bekerja di Payakumbuh. Sebelum pergi, Handika sempat terlihat oleh ibunya sedang makan dalam kondisi termenung.
“Ditanya sama ibunya kenapa, dia jawab tidak apa-apa,” kata Supriyadi saat diwawancarai, Minggu (4/10/2026).
Tidak lama setelah itu, tepat saat azan Magrib, Handika pergi menuju warnet yang biasa didatanginya untuk bermain game.
Menurut Supriyadi, Handika memang cukup sering menghabiskan waktunya di warnet untuk bermain game. Namun, malam itu Handika tidak kunjung pulang hingga malam berganti hari.
Istri Supriyadi kemudian menghubunginya dan meminta dirinya segera pulang. Sesampainya di rumah, Supriyadi bersama istrinya langsung mencari keberadaan Handika.
Keduanya kemudian mendatangi warnet tempat Handika biasa bermain. Namun, Handika tidak ditemukan di lokasi tersebut.
Supriyadi mengatakan penjaga warnet menyebut Handika sebelumnya dijemput seorang teman menggunakan sepeda motor. Namun, penjaga tersebut tidak mengetahui ke mana keduanya pergi.

















