Pencarian kemudian dilanjutkan ke rumah teman yang disebut menjemput Handika. Saat tiba di lokasi, Supriyadi hanya bertemu dengan orang tua teman anaknya tersebut.
Orang tua teman Handika kemudian menghubungi anaknya melalui telepon. Awalnya, teman Handika disebut tidak mengakui telah menjemput remaja tersebut.
“Setelah didesak orang tuanya, akhirnya dia mengaku menjemput Handika. Tapi setelah itu telepon langsung dimatikan,” ujar Supriyadi.
Sejak saat itu, keluarga tidak lagi mendapatkan kabar mengenai keberadaan Handika maupun temannya tersebut.
Supriyadi mengatakan pihak keluarga juga telah mencoba melaporkan hilangnya Handika kepada kepolisian. Namun, proses laporan tersebut masih berjalan.
Handika diketahui telah putus sekolah. Keluarga kini berharap masyarakat yang mengetahui atau melihat keberadaannya dapat segera memberikan informasi.
Informasi mengenai keberadaan Handika dapat disampaikan kepada keluarga melalui WhatsApp di nomor 0822-6822-5301 atau 0838-5401-5508.

















