Kabarminang – Nilai tukar dolar Amerika Serikat kembali bergerak mendekati level psikologis Rp18.000 terhadap rupiah pada perdagangan Jumat (25/9/2026).
Berdasarkan data Google Finance yang dipantau Jumat siang, pasangan mata uang USD/IDR berada di level Rp17.915 per dolar AS pada pukul 7.36.59 AM UTC atau sekitar 14.36 WIB.
Posisi tersebut tercatat menguat Rp59,30 atau 0,33 persen dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level Rp17.855,70 per dolar AS.
Dengan posisi Rp17.915, dolar AS hanya berjarak Rp85 dari level Rp18.000. Secara persentase, selisih tersebut sekitar 0,47 persen dari level Rp18.000.
Pergerakan pada Jumat ini juga menunjukkan posisi dolar AS masih berada di atas level Rp17.900. Dalam grafik perdagangan harian Google Finance, USD/IDR sempat bergerak di area Rp17.900-an sebelum kembali berada di Rp17.915 pada waktu pemantauan.
Data tersebut merupakan pergerakan pasar pada saat pengamatan dan dapat berubah sepanjang perdagangan. Karena itu, angka USD/IDR di pasar berjalan tidak sama dengan kurs referensi harian Bank Indonesia.
Sebagai pembanding, JISDOR Bank Indonesia pada 24 September 2026 tercatat Rp17.898 per dolar AS, naik dari Rp17.803 pada 23 September 2026. JISDOR merupakan kurs referensi USD/IDR yang disusun berdasarkan transaksi spot antarbank di pasar valuta asing Indonesia.
Sementara itu, data pasar yang dipantau pada Jumat menunjukkan dolar AS kembali bergerak di kisaran Rp17.900-an. Data historis USD/IDR juga mencatat perdagangan 25 September bergerak di sekitar level tersebut.
Dengan demikian, level Rp18.000 menjadi batas psikologis yang semakin dekat dalam pergerakan USD/IDR, dengan selisih hanya Rp85 berdasarkan posisi Rp17.915 pada waktu pengamatan.





















