Kabarminang – Kualitas udara di Kota Padang, Sumatera Barat, berada dalam kategori tidak sehat pada Selasa (15/9/2026) pagi. Kondisi tersebut ditandai dengan indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) yang mencapai 158.
Data tersebut dilihat melalui laman IQAir pada pukul 07.40 WIB. Berdasarkan data yang ditampilkan, polutan utama di Kota Padang adalah PM2.5 atau partikel halus berukuran hingga 2,5 mikrometer. Konsentrasi PM2.5 tercatat mencapai 65,8 mikrogram per meter kubik (µg/m³).
Konsentrasi PM2.5 tersebut tercatat 13,2 kali nilai panduan tahunan PM2.5 yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Sementara itu, suhu Kota Padang pada pagi hari tercatat 25 derajat Celsius, dengan kecepatan angin 7 kilometer per jam dan kelembapan 76 persen.
Berdasarkan prakiraan per jam, indeks kualitas udara diperkirakan menurun sepanjang hari. Pada pukul 08.00, AQI diprakirakan berada di angka 152, kemudian 145 pada pukul 09.00 dan 139 pada pukul 10.00.
AQI kemudian diprakirakan turun menjadi 132 pada pukul 11.00, 125 pada pukul 12.00, 118 pada pukul 13.00, 110 pada pukul 14.00, dan 103 pada pukul 15.00.
Selanjutnya, AQI diprakirakan berada di angka 95 pada pukul 16.00, 87 pada pukul 17.00, 79 pada pukul 18.00, 72 pada pukul 19.00, dan 71 pada pukul 20.00.
Untuk prakiraan harian, AQI Padang diprakirakan 71 pada Rabu (16/9/2026), 69 pada Kamis (17/9/2026), 58 pada Jumat (18/9/2026), 55 pada Sabtu (19/9/2026), 66 pada Minggu (20/9/2026), dan 91 pada Senin (21/9/2026).

















