Kabarminang – Kualitas udara di sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Barat berada pada kategori tidak sehat berdasarkan data pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada Sabtu (5/9/2026).
Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumatera Barat, Desrizal, merinci, ISPU di Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, mencapai 160. Kemudian Tuapejat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, berada di angka 159, Padang Aro 157, Sijunjung 156, Sarilamak 155, Talawi 153, Payakumbuh 152, dan Batusangkar 152.
Selanjutnya, Solok tercatat 143, Padang Panjang 141, Bukittinggi 138, Arosuka 126, Lubuk Sikaping 114, Lubuk Basung 109, Simpang Empat 105, Pariaman 104, dan Painan 102.
“Nilai ISPU di angka 101 hingga 200 masuk dalam kategori tidak sehat. Kualitas udara paling tidak sehat hari ini tercatat di Dharmasraya, itu data terakhir kita lihat pukul 10.00 WIB,” ujarnya dihubungi Sabtu (5/9/2026) siang.
Ia mengatakan, kualitas udara Kota Padang sebelumnya sempat berada pada kategori tidak sehat. Namun, berdasarkan pemantauan terakhir, kondisi udara di Kota Padang sudah masuk dalam kategori sedang.
Ia mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan. Jika harus beraktivitas di luar ruangan, masyarakat diimbau menggunakan masker.
“Kami mengimbau masyarakat menjaga kesehatan diri dan keluarga serta menggunakan masker ketika harus melakukan aktivitas di luar ruangan,” ujarnya.
Selain itu, Desrizal mengingatkan kelompok yang rentan terhadap dampak kualitas udara untuk lebih memperhatikan kondisi lingkungan dan menjaga kesehatan.
















