Kabarminang – Sebuah rumah permanen yang juga difungsikan sebagai warung beserta mobil hangus terbakar di Sawah Kareh, Jorong Palupuah, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Wali Nagari Pasia Laweh, Zul Arfin, mengatakan, rumah itu berukuran 8 x 15 meter milik Ida (60). Ia menyebut, saat kejadian, korban sedang pergi ke ladang, sementara suaminya, Sutan Chaniago, berada di rumah untuk menjaga cucunya.
“Saat kejadian, saya di kawasan tersebut. Saya baru selesai makan, terus melihat asap muncul dari rumah itu. Kemudian warga bersama-sama datang ke lokasi untuk membantu memadamkan api,” tuturnya kepada Sumbarkita.
Ia mengatakan, warga yang berada di sekitar lokasi kemudian berupaya memadamkan api menggunakan air yang dibawa dengan ember. Kemudian, tidak lama kemudian, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
“Saya lihat ada empat mobil pemadam di lokasi. Rumah beserta sejumlah barang di dalamnya juga ikut terbakar bersama sebuah mobil. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Rumah itu juga difungsikan sebagai warung yang menjual berbagai kebutuhan sehari-hari, ada juga gas,” katanya.
Berdasarkan informasi yang diterima Zul dari petugas Dinas Sosial dan petugas yang melakukan pemadaman, kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir sekitar Rp550 juta.
“Berdasarkan informasi yang saya peroleh, kebakaran diduga karena korsleting listrik,” katanya.
Ia mengimbau warga agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran dan memastikan kondisi instalasi listrik di rumah dalam keadaan aman.
















