Kabarminang – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan bakal melakukan pengembangan objek wisata Hot Waterboom Sapan Maluluang di Kecamatan Pauh Duo mulai 2027 dengan mengucurkan anggaran sekitar Rp5 miliar hingga Rp7 miliar.
Bupati Solok Selatan, Khairunas mengatakan, pengembangan tersebut dilakukan untuk menarik lebih banyak wisatawan. Ia menyebut, pengembangan mencakup pembenahan kolam hingga pembangunan wahana permainan anak.
“Ke depan kita akan dorong pengembangan wahana wisata yang lebih beragam, tidak hanya mengandalkan air panas, tetapi juga wahana kering,” katanya saat mengunjungi tempat wisata tersebut, Rabu (2/9/2026).
Menurut Khairunas, pengembangan fasilitas di Hot Waterboom Sapan Maluluang harus tetap menitikberatkan pada kebersihan dan kenyamanan pengunjung.
Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Solok Selatan, Pamil Ruskamdani, menjelaskan pengembangan tersebut juga akan berfokus pada penyediaan pondok penginapan atau cottage serta taman bermain outdoor, khususnya untuk anak-anak.
“Selain itu, juga rencananya akan dilakukan pembangunan kolam arus hingga ruangan spa. Rencananya akan dimulai tahun depan. Pengembangan ini akan dilakukan dalam beberapa tahun alias multiyears dengan kisaran anggaran yang akan dikucurkan sebesar Rp5 miliar-Rp7 miliar,” ujarnya.
Pamil menyebut, pengembangan itu diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
Ia juga meminta kerja sama masyarakat dan tokoh masyarakat terus ditingkatkan agar tidak ada lagi pungutan liar maupun parkir liar yang membuat pengunjung merasa kurang nyaman.
















