Kabarminang – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Barat mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat branding untuk meningkatkan daya saing dan membangun kepercayaan konsumen.
Dorongan tersebut disampaikan dalam kegiatan pembinaan UMKM yang digelar di Kantor Perwakilan BI Sumbar, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 22, Padang, Kamis (30/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, praktisi UMKM sekaligus Founder Sate Sutan Mudo, Rodi Afriniko, hadir sebagai narasumber dengan membawakan materi bertajuk “Branding UMKM: Dari Produk Biasa Menjadi Brand yang Dipercaya”.
Rodi menilai pelaku UMKM di Sumatera Barat perlu mengubah cara pandang terhadap branding. Menurutnya, branding tidak sebatas pembuatan logo, desain kemasan, atau promosi melalui media sosial.
“UMKM tidak sedang menjual produk, melainkan sedang menjual alasan mengapa pelanggan perlu percaya,” ujar Rodi saat memberikan arahan di hadapan peserta pembinaan UMKM di Padang.
Ia menjelaskan, produk pada dasarnya merupakan barang atau layanan yang ditawarkan kepada konsumen. Sementara itu, brand merupakan makna yang terbentuk dalam pikiran pelanggan melalui pengalaman, kepercayaan, cerita, emosi, hingga harapan.
Karena itu, menurut Rodi, logo dan kemasan yang menarik hanya menjadi bagian kecil dari proses membangun reputasi sebuah usaha.
“Branding bukan sekadar logo, melainkan apa yang orang pikirkan ketika mendengar nama usaha kita. Ini adalah janji yang harus dibuktikan secara konsisten setiap hari,” tegas Rodi pada Selasa (11/8/2026).















