Kabarminang – Keluarga Ingga Pratama Putra (32), guru PPPK yang ditemukan meninggal dunia di kamar mes Polres Pesisir Selatan pada Minggu (28/6/2026), masih menunggu kejelasan resmi terkait penyebab kematian korban.
Kuasa hukum keluarga korban, Rodi Chandra, mengatakan pihak Rumah Sakit Bhayangkara Padang mengarahkan keluarga untuk menanyakan perkembangan hasil medis kepada Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumbar.
“Pihak RS Bhayangkara menyarankan kami berkoordinasi langsung dengan Dirkrimum Polda Sumbar terkait perkembangan teknis penyidikan,” ujar Rodi Chandra, Jumat (7/8/2026).
Menurut Rodi, keluarga bersama tim hukum kemudian mendatangi Ditreskrimum Polda Sumbar untuk mengawal perkembangan penanganan perkara, khususnya terkait hasil autopsi dan dugaan keterlibatan oknum polisi pemilik kamar mes tersebut.
“Kami akan mempertanyakan hasil autopsi yang diproses di Bareskrim Polri sekaligus kejelasan penanganan terhadap oknum polisi pemilik kamar mes tersebut,” tutur Rodi.
Sebelumnya, penanganan perkara di tingkat Polres Pesisir Selatan disebut masih menunggu hasil resmi autopsi.
“Polres Pesisir Selatan menyatakan bahwa proses penanganan masih tertahan karena menunggu hasil resmi autopsi keluar,” ungkap Rodi.
Hampir dua bulan setelah korban ditemukan meninggal, keluarga mengaku masih belum mendapatkan kepastian mengenai penyebab kematian Ingga.














