“Keluarga sangat cemas dan khawatir kasus ini menguap tanpa ada kepastian hukum yang jelas,” tegas Rodi.
Menurut Rodi, lokasi penemuan jasad korban di lingkungan markas kepolisian menjadi salah satu hal yang dinilai perlu didalami. Keluarga meminta seluruh kejanggalan yang mereka temukan dibuktikan secara ilmiah melalui pemeriksaan laboratorium forensik Bareskrim Polri.
Polda Sumbar Sebut Penyidikan Masih Berjalan
Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Solihin menegaskan, penyidikan kasus tewasnya guru PPPK tersebut masih berjalan.
“Kasus ini masih dalam penyidikan aktif yang ditangani secara bersama-sama oleh pihak Polres dan Polda Sumbar,” ujar Brigjen Pol Solihin usai konferensi pers di Padang, Senin (10/8/2026).
Solihin mengatakan, tim gabungan telah diterjunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti.
Ia juga meminta masyarakat memberikan waktu kepada penyidik agar proses penanganan perkara dapat dilakukan secara maksimal.
Keluarga Duga Ada Unsur Pidana
Di sisi lain, keluarga korban menduga kematian Ingga bukan akibat sebab alami, melainkan berkaitan dengan tindak pidana.
Melalui kuasa hukumnya, keluarga telah melaporkan penanganan perkara tersebut ke Bidang Propam Polda Sumbar pada Kamis (2/7/2026). Laporan itu dilakukan untuk meminta pengawasan terhadap proses penyelidikan.
“Kami melaporkan penanganan ini ke Propam Polda Sumbar untuk mengantisipasi adanya intimidasi. Keluarga sempat menerima pesan implisit yang meminta mereka tenang dan tidak memperpanjang masalah ini,” ujar Rodi.














