Kabarminang – Sebuah video yang memperlihatkan perselisihan antara seorang pengemudi kendaraan dinas dengan rombongan kendaraan berpelat polisi viral di media sosial pada Jumat (7/8/2026). Pengunggah video mengaku menjadi korban dugaan pemukulan oleh seorang oknum perwira Polda Sumbar.
Video dan narasi tersebut diunggah akun Instagram @bill_irzano sekitar pukul 12.55 WIB. Hingga Jumat sore, unggahan itu telah menarik perhatian warganet dan memunculkan berbagai tanggapan.
Dalam unggahannya, pengemudi mengaku saat itu sedang menjalankan tugas menjemput Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, E. Aminudin Aziz, di Bandara Internasional Minangkabau (BIM).
Ia mengaku sempat menyalip kendaraan rombongan dari sisi kiri ketika kondisi jalan sedang lengang. Menurutnya, manuver tersebut membuat pengemudi kendaraan rombongan terkejut sehingga terjadi cekcok di jalan.
“Driver bapak polisi kaget, dia mau menyelip juga. Lalu mereka marah-marah suruh saya berhenti,” tulis pengunggah.
Pengemudi tersebut mengaku empat orang turun dari kendaraan dan menuduhnya telah membahayakan keselamatan rombongan.
Ia mengakui kesalahannya karena menyalip dari sisi kiri. Namun, ia menyebut tidak terjadi senggolan antara kedua kendaraan dan telah berulang kali meminta maaf. Meski demikian, ia mengaku mengalami dugaan kekerasan.
“Saya sudah meminta maaf berkali-kali, lalu dia memukul mata saya dengan keras sampai patah kacamata saya. Setelah memukul tanpa rasa bersalah bapak polisi yang terhormat pergi saja,” tulisnya.














