Kabarminang – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama PT Bank Nagari melalui Unit Usaha Syariah (UUS) menggelar Safari Haji bertajuk “Tahari: Langkah Pasti Menuju Baitullah” di Hotel Mercure Padang, Jumat (31/7/2026). Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan literasi masyarakat mengenai penyelenggaraan ibadah haji dan pentingnya mempersiapkan keberangkatan ke Tanah Suci sejak dini.
Kegiatan itu dihadiri Anggota Badan Pelaksana BPKH Harry Alexander, Direktur Kredit dan Syariah PT Bank Nagari Hafid Dauli, serta ratusan calon jemaah haji dan masyarakat Sumatera Barat.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh informasi mengenai mekanisme pendaftaran haji, pengelolaan dana haji oleh BPKH, nilai manfaat yang diperoleh selama masa tunggu, hingga pemanfaatan layanan digital melalui BPKH Apps.
Anggota Badan Pelaksana BPKH Harry Alexander mengatakan bahwa ibadah haji membutuhkan persiapan yang matang, baik dari sisi spiritual maupun finansial. Karena itu, masyarakat didorong untuk segera mendaftarkan diri agar memiliki peluang berangkat ke Tanah Suci pada usia yang lebih produktif.
“Menunaikan ibadah haji bukan hanya soal berangkat ke Tanah Suci, tetapi juga tentang mempersiapkan diri sejak dini. Melalui Safari Haji ‘Tahari: Langkah Pasti Menuju Baitullah’, BPKH bersama Bank Nagari ingin mengajak masyarakat Sumatera Barat untuk mulai merencanakan perjalanan hajinya dengan baik, memahami pengelolaan keuangan haji yang aman dan transparan, serta memanfaatkan BPKH Apps untuk memantau nilai manfaat, estimasi keberangkatan, dan berbagai informasi layanan haji secara mudah. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang terdorong untuk mendaftar haji lebih awal sehingga memiliki kesempatan berangkat pada usia yang lebih produktif,” ujar Harry.
Harry menjelaskan bahwa BPKH Apps menjadi salah satu inovasi yang dikembangkan untuk memberikan kemudahan akses informasi kepada calon jemaah. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat memantau perkembangan dana haji, distribusi nilai manfaat, hingga estimasi keberangkatan secara transparan.
Menurutnya, pengelolaan dana haji yang profesional dan transparan merupakan fondasi penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan ibadah haji.
“Oleh karena itu, BPKH terus mendorong peningkatan literasi keuangan haji agar masyarakat memahami bagaimana dana yang disetorkan dikelola secara optimal untuk memberikan nilai manfaat bagi para calon jemaah selama masa tunggu keberangkatan,” tuturnya.
Melalui Safari Haji Tahari, BPKH berharap masyarakat memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai ekosistem penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia, mulai dari proses pendaftaran, pengelolaan dana, hingga pemanfaatan layanan digital yang mendukung kemudahan akses informasi.
“Sinergi bersama berbagai mitra, termasuk Bank Nagari, diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus meningkatkan jumlah pendaftar haji di Sumatera Barat,” kata Harry.
Sementara itu, Direktur Kredit dan Syariah PT Bank Nagari Hafid Dauli mengatakan Bank Nagari terus memperkuat perannya sebagai Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS-BPIH) yang dipercaya masyarakat Sumatera Barat.
Berdasarkan data tahun 2025, sebanyak 4.598 dari total 8.451 calon jemaah haji yang memperoleh porsi di Sumatera Barat melakukan pendaftaran melalui Bank Nagari. Angka tersebut membuat Bank Nagari menguasai pangsa pasar sebesar 54,41 persen.
“Alhamdulillah, pada tahun 2025 sebanyak 4.598 calon jemaah haji mempercayakan proses pendaftaran hajinya melalui Bank Nagari. Capaian tersebut menunjukkan pangsa pasar Bank Nagari mencapai 54,41 persen dari total porsi haji di Sumatera Barat. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat,” kata Hafid.
Ia menambahkan, hingga minggu ketiga Juli 2026, Bank Nagari telah melayani 2.584 calon jemaah haji atau menguasai pangsa pasar sebesar 46,67 persen dari total 5.537 calon jemaah yang memperoleh porsi di Sumatera Barat.
Selain melayani proses pendaftaran, pada musim haji 2026 Bank Nagari juga memfasilitasi pelunasan biaya haji bagi 1.169 jemaah melalui 34 kantor cabang.
“Kami ingin hadir dalam setiap tahapan perjalanan ibadah haji masyarakat, mulai dari menabung, memperoleh porsi, melunasi biaya haji, hingga mengantarkan keberangkatan mereka. Kehadiran Bank Nagari di berbagai daerah merupakan bentuk komitmen kami untuk memberikan pelayanan yang dekat dan merata,” ujarnya.
Hafid menyebut kolaborasi dengan BPKH tidak hanya berfokus pada pelayanan administrasi, tetapi juga memperkuat edukasi mengenai pengelolaan dana haji yang profesional dan memberikan manfaat bagi calon jemaah.
“Ke depan, Bank Nagari akan terus memperluas layanan syariah, termasuk melalui Program Gerakan Tabungan Haji Muda bagi pelajar di Sumatera Barat, sekaligus mempererat sinergi dengan BPKH untuk menghadirkan layanan haji yang semakin mudah, aman, dan terpercaya bagi masyarakat,” tegasnya.













