Kabarminang — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya kembali melanjutkan penataan infrastruktur di kawasan ibu kota kabupaten melalui pengaspalan jalan di belakang eks RSUD Sungai Dareh, Nagari IV Koto Pulau Punjung, Kecamatan Pulau Punjung. Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas akses transportasi sekaligus memperkuat penataan kawasan strategis di pusat pemerintahan.
Ruas jalan yang tengah dikerjakan merupakan bagian dari proyek peningkatan jalan sepanjang 900 meter di kawasan tersebut. Pelaksanaan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan tahapan konstruksi agar hasil pembangunan memiliki kualitas yang optimal.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Dharmasraya, Willy Kurniawan, mengatakan bahwa pekerjaan itu merupakan bentuk komitmen Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dasar sekaligus menata kawasan Pulau Punjung sebagai pusat pemerintahan dan pelayanan masyarakat.
Menurut Willy, proses pengaspalan belum dilakukan di seluruh ruas karena pekerjaan lapisan pondasi masih berlangsung di sebagian titik. Tahapan tersebut harus diselesaikan terlebih dahulu agar konstruksi jalan memiliki kekuatan yang sesuai dengan standar.
“Untuk samping eks RSUD, tunggu pekerjaan lapisan bawahnya selesai dikerjakan baru kita aspal,” ujarnya, Selasa (21/7/2026).
Ia menjelaskan bahwa seluruh pekerjaan pondasi dan lapisan dasar harus diselesaikan sebelum pelapisan aspal dilakukan. Tahapan tersebut bertujuan menghasilkan jalan yang lebih kuat, tahan lama, dan mampu menunjang mobilitas masyarakat dalam jangka panjang.
Selain memperhatikan kualitas konstruksi, Pemkab Dharmasraya juga menjadikan kawasan eks RSUD Sungai Dareh sebagai salah satu prioritas penataan. Lokasi tersebut dinilai strategis karena berada di kawasan ibu kota kabupaten yang menjadi pusat aktivitas pemerintahan dan pelayanan publik.
“Selain memperlancar akses transportasi warga, peningkatan kualitas jalan juga diharapkan mampu mendukung perkembangan kawasan permukiman dan aktivitas ekonomi yang terus tumbuh di Pulau Punjung,” tuturnya.
Perbaikan jalan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Salah seorang warga Jorong Kubang Gajah, Nagari IV Koto Pulau Punjung, Wetri Yani, mengatakan bahwa kondisi jalan yang lebih baik telah lama dinantikan karena aktivitas masyarakat di kawasan itu terus meningkat.
Menurut Wetri, perkembangan sejumlah kompleks perumahan baru membuat mobilitas warga semakin padat. Jalan tersebut menjadi akses penting bagi masyarakat untuk bekerja, mengantar anak ke sekolah, serta menuju pusat pemerintahan dan berbagai fasilitas umum lainnya.
“Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Bupati. Jalan ini memang sudah lama dinantikan masyarakat. Sekarang kawasan ini semakin ramai karena banyak perumahan baru, sehingga jalan yang bagus benar-benar menjadi kebutuhan warga,” kata Wetri.
Hingga akhir Juli 2026, Pemkab Dharmasraya mencatat empat ruas jalan telah selesai maupun masih dalam tahap pengerjaan. Keempat ruas tersebut meliputi Jalan Samping Gedung Lama RSUD Sungai Dareh sepanjang 900 meter, Jalan Simpang Koto Agung–Blok C Sitiung I sepanjang 3,8 kilometer dengan progres fisik mencapai 100 persen, Jalan Pulau Punjung–Lubuk Bulang sepanjang 6,2 kilometer, serta Jalan Sungai Rumbai–Blok D Sitiung II sepanjang 1,3 kilometer.
Selain pembangunan jalan, pemerintah daerah juga mengerjakan tiga paket pembangunan jembatan, yakni Jembatan Batang Mimpi di Nagari Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung; Jembatan Sungai Pinang di Kecamatan Timpeh; dan Jembatan Sungai Duo di Kecamatan Sitiung.
















