Selasa, Oktober 20, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
Home Kabar Sumbar Kota Pariaman

Kota Pariaman Masih Kekurangan Guru, Pemko Cari Solusi ke Pusat

Redaksi
Minggu, 19 Juli 2026 | 16:11
in Kota Pariaman
Wali Kota Pariaman Yota Balad beraudiensi dengan Dirjen Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru Kemendikdasmen RI, Prof. Dr. Nunuk Suryani di Jakarta.

Wali Kota Pariaman Yota Balad beraudiensi dengan Dirjen Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru Kemendikdasmen RI, Prof. Dr. Nunuk Suryani di Jakarta.

Share on FacebookShare on Twitter

Kabarminang – Pemerintah Kota Pariaman mengajukan sejumlah persoalan strategis di sektor pendidikan kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Salah satu isu yang menjadi perhatian utama ialah masih tingginya kebutuhan guru di sekolah-sekolah, termasuk Guru Pendamping Khusus (GPK) untuk mendukung pendidikan inklusif.

Persoalan tersebut disampaikan langsung Wali Kota Pariaman, Yota Balad, saat beraudiensi dengan Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (GTKPG) Kemendikdasmen, Prof. Dr. Nunuk Suryani, di Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Dalam pertemuan itu, Yota menjelaskan bahwa pemerintah daerah masih menghadapi keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan tenaga pendidik. Di satu sisi, kebutuhan guru di berbagai sekolah masih cukup tinggi, sementara pemerintah daerah tidak lagi diperbolehkan merekrut guru honorer baru dan pemenuhan melalui jalur Aparatur Sipil Negara (ASN) dinilai belum mampu menutup kekurangan tersebut.

“Kami datang untuk menyampaikan kondisi nyata yang dihadapi Kota Pariaman. Kebutuhan guru di sekolah masih cukup tinggi, sementara ruang gerak pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan tersebut sangat terbatas. Kami berharap pemerintah pusat dapat menghadirkan kebijakan yang mampu menjawab kebutuhan daerah sehingga kualitas layanan pendidikan tetap terjaga,” kata Yota.

Selain kekurangan guru, Yota juga menyoroti belum meratanya distribusi tenaga pendidik. Menurutnya, masih terdapat sekolah yang kekurangan guru pada mata pelajaran tertentu, sementara sekolah lain memiliki jumlah guru yang relatif memadai.

Ia juga meminta perhatian pemerintah pusat terhadap kebutuhan Guru Pendamping Khusus (GPK). Keberadaan GPK dinilai semakin penting seiring bertambahnya peserta didik berkebutuhan khusus yang mengikuti pembelajaran di sekolah reguler.

Menurut Yota, ketersediaan GPK menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan layanan pendidikan inklusif dapat berjalan optimal dan setiap anak memperoleh pendampingan sesuai kebutuhannya.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Dirjen GTKPG Kemendikdasmen, Prof. Dr. Nunuk Suryani, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Pariaman dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Ia menyebutkan bahwa berbagai masukan dari daerah akan menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan kebijakan nasional terkait pengelolaan guru dan tenaga kependidikan.

Nunuk menambahkan, pemerintah pusat saat ini terus melakukan berbagai langkah untuk memperbaiki tata kelola guru, mulai dari penataan kebutuhan tenaga pendidik, pemerataan distribusi guru, peningkatan kompetensi, hingga penguatan layanan pendidikan yang berpihak kepada seluruh peserta didik.

Audiensi berlangsung dalam suasana terbuka dan penuh semangat kolaborasi. Pertemuan itu diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Pariaman dan Kemendikdasmen dalam mewujudkan layanan pendidikan yang berkualitas, merata, dan berkeadilan.

Usai pertemuan, Yota Balad yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman, Hertati Taher, menyatakan optimistis komunikasi yang terjalin dengan pemerintah pusat akan membuka jalan bagi solusi atas berbagai tantangan pendidikan yang dihadapi daerah.

“Kami akan terus memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan. Harapan kami, setiap anak di Kota Pariaman memperoleh hak yang sama untuk mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas dengan dukungan guru yang cukup, kompeten, dan tersebar secara merata,” ujarnya.


Tags: ASNDirjen GTKPGGuruGuru Pendamping KhususKemendikdasmenNunuk SuryaniPariamanPendidikanpendidikan inklusifSumatera BaratYota Balad
ShareTweetPin

Berita Terkait

PORPI Pariaman Raih Juara 3 Senam Kreasi Tingkat Nasional

PORPI Pariaman Raih Juara 3 Senam Kreasi Tingkat Nasional

19 Oktober 2026
Pemko Pariaman Terima Bantuan Rp300 Juta Bank Mandiri dan UKP untuk Perbaikan GOR Rawang

Pemko Pariaman Terima Bantuan Rp300 Juta Bank Mandiri dan UKP untuk Perbaikan GOR Rawang

17 Oktober 2026
Wali Kota Yota Balad Kukuhkan Camat Pariaman Timur, Tekankan Sinergi Lintas Sektor

Wali Kota Yota Balad Kukuhkan Camat Pariaman Timur, Tekankan Sinergi Lintas Sektor

16 Oktober 2026
Pemko Pariaman Matangkan Persiapan MTQ ke-IX, Digelar 30 Oktober hingga 1 November 2026

Pemko Pariaman Matangkan Persiapan MTQ ke-IX, Digelar 30 Oktober hingga 1 November 2026

16 Oktober 2026
Nelayan Pariaman Dibekali Pengetahuan Cuaca, BMKG Gelar Sekolah Lapang

Nelayan Pariaman Dibekali Pengetahuan Cuaca, BMKG Gelar Sekolah Lapang

15 Oktober 2026
Dan Kodaeral II Pamit, Pariaman Berharap Kolaborasi untuk Masyarakat Pesisir Berlanjut

Dan Kodaeral II Pamit, Pariaman Berharap Kolaborasi untuk Masyarakat Pesisir Berlanjut

13 Oktober 2026
Next Post
Warga Temukan Mayat Lansia di Musala di Padang

Warga Temukan Mayat Lansia di Musala di Padang

Tinggalkan Komentar

Terpopuler

Polisi Datangi Rumah Dua Pria yang Viral Mengadang Pengendara Motor di Kota Solok

Polisi Datangi Rumah Dua Pria yang Viral Mengadang Pengendara Motor di Kota Solok

14 Oktober 2026

Dicari Setelah Videonya Cegat Pengendara Viral, 2 Penagih Utang di Kota Solok Datangi Kantor Polisi

Dicari Setelah Videonya Cegat Pengendara Viral, 2 Penagih Utang di Kota Solok Datangi Kantor Polisi

15 Oktober 2026

Perempuan Asal Padang Pariaman yang Terjatuh di Air Terjun Robo Lima Puluh Kota Ditemukan Tewas

Perempuan Asal Padang Pariaman yang Terjatuh di Air Terjun Robo Lima Puluh Kota Ditemukan Tewas

16 Oktober 2026

Imam yang Cabuli 2 Anak Kandung di Sijunjung Ancam Tak Biayai Kuliah Korban jika Tolak Dicabuli

Imam yang Cabuli 2 Anak Kandung di Sijunjung Ancam Tak Biayai Kuliah Korban jika Tolak Dicabuli

14 Oktober 2026

Cabuli Dua Anak Kandung di Sijunjung, Seorang Imam Masjid di Kabupaten Solok Ditangkap 

Cabuli Dua Anak Kandung di Sijunjung, Seorang Imam Masjid di Kabupaten Solok Ditangkap 

14 Oktober 2026

Tinggal Sendiri, Pria di Tanah Datar Ditemukan Jadi Mayat, Diduga Sudah 5 Hari Meninggal

Tinggal Sendiri, Pria di Tanah Datar Ditemukan Jadi Mayat, Diduga Sudah 5 Hari Meninggal

15 Oktober 2026

Video: Final Sepak Bola Porprov Sumbar XVI 2026 Berakhir Ricuh, Pemain Terlibat Baku Hantam

Dua Final Porprov Sumbar 2026 Diwarnai Adu Jotos, Panitia Angkat Bicara

15 Oktober 2026

Berita Terkini

‎Lantik 53 Pejabat, Bupati Padang Pariaman Tekankan Integritas dan Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat ‎

‎Lantik 53 Pejabat, Bupati Padang Pariaman Tekankan Integritas dan Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat ‎

20 Oktober 2026

Khairunas Minta OPD di Solok Selatan Perketat Pengawasan Proyek Fisik

Khairunas Minta OPD di Solok Selatan Perketat Pengawasan Proyek Fisik

20 Oktober 2026

49 Warga Payakumbuh Terima Bantuan Kemensos, dari Paket Usaha hingga Kaki Palsu

49 Warga Payakumbuh Terima Bantuan Kemensos, dari Paket Usaha hingga Kaki Palsu

20 Oktober 2026

Pemko Padang Perluas Upaya Sanitasi Aman Lewat Layanan Sedot Tinja Terjadwal

Pemko Padang Perluas Upaya Sanitasi Aman Lewat Layanan Sedot Tinja Terjadwal

19 Oktober 2026

Gunakan Home Care untuk Obati Demam, Warga Pasaman Barat Keluhkan Tarif Rp7,1 Juta

Gunakan Home Care untuk Obati Demam, Warga Pasaman Barat Keluhkan Tarif Rp7,1 Juta

19 Oktober 2026

Dua Siswi Asal Padang Raih Medali Perak di Kompetisi Riset Nasional KREASI 2026

Dua Siswi Asal Padang Raih Medali Perak di Kompetisi Riset Nasional KREASI 2026

19 Oktober 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami

© 2025 KabarMinang.com.