Kabarminang- Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat bersama unsur kepolisian dan berbagai elemen masyarakat menggelar Aksi dan Deklarasi Minangkabau Anti Narkoba dan LGBT di kawasan depan Mapolda Sumatera Barat, Minggu (21/6/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 05.00 WIB itu dihadiri masyarakat dari berbagai daerah di Sumatera Barat. Mereka hadir untuk menyampaikan komitmen bersama terkait penolakan terhadap penyalahgunaan narkoba serta isu sosial yang menjadi perhatian dalam deklarasi tersebut.
Ketua LKAAM Sumatera Barat, Fauzi Bahar, mengatakan kegiatan ini merupakan gerakan bersama masyarakat untuk menyuarakan sikap terhadap persoalan narkoba dan LGBT.
“Hari ini kita bersama-sama masyarakat mencetuskan gerakan untuk memberantas narkoba dan LGBT. Alhamdulillah, kegiatan ini mendapat dukungan yang sangat besar dari masyarakat,” ujarnya kepada awak media.
Ia menyebutkan, tingginya partisipasi masyarakat menjadi indikator kuatnya dukungan terhadap gerakan yang diinisiasi bersama berbagai pihak tersebut. Menurutnya, sekitar 50 ribu orang hadir dalam kegiatan itu di Kota Padang.
“Selain itu, terdapat kain sepanjang 1.300 meter yang digunakan sebagai media dukungan dan pernyataan sikap masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga menandatangani pernyataan sikap yang disiapkan panitia sebagai bentuk dukungan terhadap deklarasi.
“Melalui kegiatan ini, masyarakat ikut memberikan dukungan dan menandatangani pernyataan terkait penolakan terhadap narkoba dan LGBT,” tambah Fauzi.
Ia menegaskan, deklarasi ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan sikap bersama terhadap berbagai persoalan sosial yang menjadi perhatian.
Sementara itu, kegiatan ini disebut sebagai bagian dari gerakan yang digagas LKAAM Sumatera Barat bersama unsur kepolisian dan elemen masyarakat, dengan melibatkan peserta dari berbagai kalangan di Kota Padang.















