Kabarminang – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menyatakan kesiapan menyambut kunjungan wisatawan menjelang libur sekolah tahun 2026. Sejumlah objek wisata unggulan telah dipersiapkan guna memberikan pengalaman berwisata yang aman, nyaman, dan berkesan bagi para pengunjung di daerah yang dikenal dengan julukan Sarantau Sasurambi.
Bupati Solok Selatan, Khairunas, mengatakan pemerintah daerah terus melakukan pemantauan dan pembenahan terhadap sejumlah destinasi wisata, terutama objek wisata prioritas daerah.
“Beberapa waktu lalu kami mengecek langsung kondisi objek wisata Goa Batu Kapal (GBK), Hot Water Boom, Kawasan Seribu Rumah Gadang, hingga jalur pendakian Gunung Kerinci yang berada di wilayah Solok Selatan. Kami siap menerima wisatawan yang akan menghabiskan masa liburan di Solok Selatan,” ujar Khairunas, Kamis (11/6/2026).
Menurut Khairunas, Solok Selatan memiliki beragam daya tarik wisata, mulai dari wisata alam, budaya, hingga wisata minat khusus yang dapat dinikmati berbagai kalangan.
Pemerintah Kabupaten Solok Selatan telah menetapkan tiga objek wisata prioritas daerah, yakni Kawasan Seribu Rumah Gadang (SRG) beserta Menara Songket, Hot Water Boom, dan Goa Batu Kapal (GBK).
Kawasan Seribu Rumah Gadang menjadi salah satu ikon wisata budaya di Sumatera Barat dengan deretan rumah gadang berarsitektur khas Minangkabau yang masih terjaga keasliannya. Kehadiran Menara Songket juga memperkuat kawasan tersebut sebagai destinasi wisata budaya sekaligus edukasi.
Sementara itu, Hot Water Boom menawarkan wisata rekreasi keluarga melalui kolam air panas alami yang menjadi favorit wisatawan untuk menikmati suasana liburan bersama keluarga.
Di sisi lain, Goa Batu Kapal menghadirkan pesona wisata alam berupa goa yang merupakan bagian dari kawasan geopark, dengan keunikan geologi dan daya tarik visual yang menarik perhatian pengunjung.
Selain tiga destinasi prioritas tersebut, Solok Selatan juga memiliki potensi wisata lain seperti jalur pendakian Gunung Kerinci dari wilayah Solok Selatan, hamparan kebun teh, sungai dan air terjun, serta kekayaan kuliner dan budaya lokal.
Khairunas juga mengajak masyarakat dan pelaku wisata untuk bersama-sama memberikan pelayanan terbaik selama musim liburan berlangsung. Menurutnya, keramahan masyarakat, kebersihan lingkungan, dan keamanan destinasi menjadi faktor penting dalam mendukung kemajuan sektor pariwisata.
“Pariwisata bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama. Saya mengajak semua pihak untuk menjadi tuan rumah yang baik agar wisatawan merasa nyaman dan ingin kembali berkunjung ke Solok Selatan,” pungkasnya.
















