Kabarminang – Satu unit rumah yang juga digunakan sebagai depot air minum di Komplek Vila Raya Indah Blok C2, Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, terbakar pada Selasa (9/6/2026) siang. Peristiwa tersebut menyebabkan satu orang mengalami luka-luka dan kerugian ditaksir mencapai Rp800 juta.
Kepala Seksi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Sutopo, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 14.10 WIB. Informasi awal diterima dari warga yang melihat percikan api muncul dari arah dapur rumah.
“Warga yang melihat percikan api langsung melaporkannya kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang,” ujar Sutopo.
Setelah menerima laporan, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengerahkan delapan unit armada dan 90 personel ke lokasi kejadian. Tim berangkat pada pukul 14.11 WIB dan tiba sekitar lima menit kemudian.
Petugas berhasil mengendalikan api dan menyelesaikan proses pemadaman pada pukul 15.08 WIB. Kebakaran menghanguskan bangunan rumah dan depot air dengan luas sekitar 20 x 10 meter persegi milik Haryansyah (44), warga setempat.
Sutopo menyebutkan kebakaran berdampak terhadap delapan penghuni yang berasal dari tiga kepala keluarga. Seluruh penghuni terdampak terpaksa mengungsi setelah bangunan yang mereka tempati terbakar.
Dalam peristiwa tersebut, satu orang dilaporkan mengalami luka-luka. Korban bernama A Basli Sikumbang (82), seorang pedagang. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Menurut Sutopo, kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp800 juta. Namun, upaya cepat petugas berhasil mencegah api meluas ke bangunan lain sehingga aset senilai sekitar Rp1,2 miliar dapat diselamatkan.
Ia menjelaskan, terdapat sekitar 10 bangunan di sekitar lokasi yang berpotensi terdampak apabila api tidak segera dikendalikan. Luas area yang terancam terdampak diperkirakan mencapai 50 x 50 meter persegi.
Sutopo menambahkan, proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala karena lokasi kejadian berada di kawasan permukiman padat penduduk dengan aktivitas masyarakat yang cukup ramai. Selain itu, akses jalan menuju lokasi relatif sempit sehingga menyulitkan pergerakan armada pemadam.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
















