Kabarminang – Suasana kompetitif berpadu hangat dalam turnamen billiard Bank Nagari bertajuk “Even Break & Celebrate 64” yang berlangsung di Fabric Block Tabing, Kota Padang, Minggu (12/4/2026). Ajang ini tak sekadar pertandingan, tetapi menjadi ruang mempererat kebersamaan antar karyawan pecinta billiard dari berbagai penjuru Sumatera Barat.
Sebanyak 64 peserta ambil bagian dalam turnamen tersebut. Mereka merupakan karyawan Bank Nagari dari berbagai kantor cabang di Sumbar yang disatukan oleh satu minat: olahraga billiard. Antusiasme peserta tampak sejak awal hingga akhir pertandingan, menciptakan atmosfer kompetisi yang tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Turnamen ini diinisiasi oleh Komunitas Pecinta Olahraga Billiard Bank Nagari. Ketua panitia, Rizalul Fiqri, menyebut kesuksesan kegiatan tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak. Ia juga diketahui menjabat sebagai Wakil Ketua POBSI Kabupaten Agam periode 2022–2026.
“Antusiasme luar biasa datang dari seluruh peserta. Dukungan dan partisipasi ini menjadi kunci sukses terselenggaranya kegiatan Even Break & Celebrate 64 dengan baik dan lancar,” ujar Rizalul.
Pelaksanaan turnamen turut mendapat dukungan dari Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI). POBSI Kota Padang hadir melalui bendaharanya, Dhiyaa Rizqullah, serta dukungan penuh dari POBSI Sumbar.
Ketua POBSI Sumbar, Irvan Amran, memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Ia menilai kegiatan ini sebagai langkah positif dalam mendorong perkembangan olahraga billiard di daerah.
“Kami berterima kasih atas inisiatif Komunitas Billiard Karyawan Bank Nagari yang telah berkontribusi dalam mendukung perkembangan olahraga billiard di Sumatera Barat. Kegiatan ini sangat positif dan menjadi langkah awal yang baik,” katanya.
Menariknya, turnamen ini menjadi yang pertama di Sumbar yang melibatkan 64 peserta dari internal satu institusi. Momentum ini dinilai penting dalam membangun semangat kompetisi yang sehat sekaligus memperkuat hubungan antar karyawan.
Lebih dari itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menjadi wadah penjaringan potensi atlet billiard berbakat. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, bukan tidak mungkin akan lahir atlet-atlet baru yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
















