Kabarminang – Seorang lansia bernama Awuang (60) tewas setelah terjebak dalam kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah di Padang Lariang Barat, Nagari Aur Malintang Utara, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Kabupaten Padang Pariaman, Senin (6/4/2026) pagi.
Peristiwa kebakaran yang terjadi sekitar pukul 08.15 WIB itu membuat korban tidak sempat menyelamatkan diri karena berada di dalam rumah saat api mulai membesar. Rumah yang dihuni korban seorang diri itu pun hangus dilalap si jago merah.
Perkembangan terbaru, pihak keluarga korban memutuskan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah Awuang. Keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kematian korban sebagai musibah.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pariaman, Iptu Rio Ramadhani, membenarkan hal tersebut. Ia menyebutkan keluarga telah menyampaikan penolakan autopsi secara resmi kepada penyidik.
“Keluarga korban telah membuat pernyataan menolak autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah. Kami menghormati keputusan tersebut,” ujarnya.
Meski autopsi ditolak, polisi tetap melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran. Tim gabungan dari Satreskrim Polres Pariaman, Polsek IV Koto Aur Malintang, dan Tim Inafis telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
“Semua kemungkinan masih kami dalami, termasuk dari keterangan saksi dan kondisi di lokasi,” kata Rio.
Sementara itu, Kepala Satpol PP dan Damkar Padang Pariaman, Rifki Monrizal, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran dari warga yang melihat asap pekat disertai kobaran api dari rumah korban.
Dua regu pemadam dari Pos Sungai Geringging dan Sungai Limau langsung dikerahkan ke lokasi dan tiba sekitar pukul 08.32 WIB. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.30 WIB setelah petugas berjibaku selama hampir satu jam, dibantu satu regu damkar dari Agam.
Rumah yang terbakar diketahui milik Rosda (65), yang sedang merantau. Sementara korban Awuang merupakan adik pemilik rumah yang tinggal sendirian di sana.
Akibat kejadian tersebut, seluruh bangunan rumah hangus terbakar dengan kerugian materiel ditaksir mencapai Rp100 juta.
Pihak keluarga memastikan jenazah korban akan segera dimakamkan pada siang hari ini. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi terkait penyebab kebakaran tersebut.














