Kabarminang — Seorang wanita lanjut usia (lansia) berusia 75 tahun di Jorong Batu Basa, Nagari Batu Basa, Kecamatan Pariangan, Tanah Datar, terkunci di dalam rumah saat rumah tersebut terbakar pada Sabtu (28/2/2026) malam.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP dan Damkar Tanah Datar, Suradi, mengatakan bahwa wanita itu terkunci di dalam rumah karena anggota keluarganya pergi salat Tarawih masjid. Ia menyebut bahwa wanita itu bernama Nurmaini.
“Api pertama kali muncul di kamar nenek itu. Setelah melihat kamarnya terbakar, nenek tersebut berteriak-teriak meminta tolong. Kemudian, datang tetangga memecahkan kaca rumah untuk mengeluarkan nenek karena pintu utamanya terkunci. Warga mengeluarkan nenek tersebut dari jendela. Alhamdulillah nenek itu selamat,” ujar Suradi kepada Kabarminang.com pada Minggu (1/3/2026).
Perihal kebakaran itu, Suradi menginformasikan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran tersebut pukul 21.24 WIB dari Wali Nagari Batu Basa. Setelah itu, pihaknya mengerahkan dua mobil damkar dan 13 personel pukul 21.25. Ia menyebut bahwa Damkar Padang Panjang menurunkan satu mobil damkar dan sepuluh personel untuk membantu pemadaman itu. Armada damkar, katanya, tiba di lokasi pukul 21.43 WIB.
Suradi menceritakan bahwa saat petugas damkar tiba di lokasi, api sudah besar di rumah Nurmaini dan membakar warung yang menjual makanan dan minuman anak di sebelahnya. Api itu menjalar ke lisplang tiga rumah di sebelahya.
Ia menjelaskan bahwa petugas memadamkan terlebih dahulu api di tiga rumah yang terdampak karena api di rumah Nurmaini sudah besar sehingga rumah itu tidak tertolong lagi. Sementara itu, pada tiga rumah yang terdampak, api baru membakar lisplang.
“Kalau petugas memadamkan api di rumah Nurmaini terlebih dahulu, tiga rumah yang terdampak itu akan habis terbakar seperti rumah Nurmaini. Kalau api di tiga rumah yang terdampak itu besar, akan ada rumah lain yang terdampak. Karena itu, petugas mencegah api menjadi lebih besar di tiga rumah yang terdampak agar kebakaran tidak meluas ke rumah lain,” tutur Suradi.
Suradi mengatakan bahwa tiga rumah yang terdampak akhirnya selamat karena cepat ditangani. Sementara itu, rumah Nurmaini dan warungnya, kata Suradi, habis terbakar beserta isinya. Karena itu, katanya, pemilik rumah rugi sekitar Rp350 juta.















