Kabarminang – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Indonesia resmi dilantik untuk periode 2026–2027 oleh Ketua STIKes Indonesia, Budhi Mulyadi. Acara pelantikan digelar di Aula STIKes Indonesia pada Rabu (25/2/2026) dan menandai awal kepengurusan baru dalam menjalankan roda organisasi mahasiswa di kampus.
Budhi Mulyadi menyampaikan bahwa Muhammad Rafi’i terpilih sebagai ketua BEM periode ini. Ia menekankan agar pengurus yang baru dilantik lebih aktif dan proaktif dalam berorganisasi, baik di lingkungan internal kampus maupun dalam kegiatan eksternal.
“Pengurus BEM perlu menghadirkan kegiatan yang tidak hanya berlangsung di dalam kampus, tetapi juga menjangkau aktivitas eksternal sebagai bagian penguatan peran mahasiswa dalam kehidupan sosial dan profesional,” ujar Budhi.
Ketua STIKes Indonesia juga menyoroti keunggulan kampusnya yang memiliki Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Menurut Budhi, bidang ini menjadi kebutuhan di berbagai sektor dan dapat dikembangkan sebagai program unggulan melalui kegiatan edukatif BEM.
“Keunggulan STIKes Indonesia dengan prodi keselamatan kesehatan kerja merupakan kebutuhan di mana pun yang bisa diajarkan oleh pengurus BEM sebagai program unggulan,” tambahnya.
Budhi menambahkan, STIKes Indonesia telah melahirkan ribuan lulusan yang bekerja di berbagai lembaga, baik di dalam maupun luar negeri, menunjukkan tingginya permintaan terhadap lulusan kampus tersebut. Namun, ia mengingatkan bahwa kemampuan akademik saja tidak cukup, pengalaman berorganisasi juga penting dalam proses pembentukan karakter dan kapasitas kepemimpinan.
Menurutnya, organisasi akan mendidik mahasiswa untuk lebih bertanggung jawab, teratur, serta mampu membangun komunikasi dan relasi. Namun, ia menegaskan bahwa nilai iman dan takwa tetap menjadi hal yang paling utama dalam setiap aktivitas mahasiswa.
Sementara itu, Yayasan P3SDM, yang menaungi STIKes Indonesia, turut menyatakan dukungan penuh terhadap program kerja BEM periode 2026–2027. Dukungan ini diharapkan memperkuat pelaksanaan program kerja dan kontribusi BEM bagi mahasiswa serta institusi.
Pelantikan BEM STIKes Indonesia periode 2026–2027 menjadi tonggak awal harapan agar kepengurusan baru mampu menghadirkan program-program yang berdampak positif dan bermanfaat bagi seluruh civitas akademika.














